Blog3 Cara Menyimpan File di Cloud Gratis dan Rekomendasi Layanan Penyimpanan yang Bisa Dipilih
PanduanPanduan

3 Cara Menyimpan File di Cloud Gratis dan Rekomendasi Layanan Penyimpanan yang Bisa Dipilih

Maxcloud Admin | 30 August 2023
3 Cara Menyimpan File di Cloud Gratis dan Rekomendasi Layanan Penyimpanan yang Bisa Dipilih
Content
Share to:
LinkedinInstagramWhatsapp

Sebelum adanya penyimpanan data secara online, maka untuk proses penyimpanan hanya bisa dilakukan pada perangkat keras. Misalnya, memori card, flashdisk maupun komputer itu sendiri.

Untuk saat ini, penyimpanan data hanya bisa dilakukan dengan online dengan cara mengunduh dan unduh menggunakan layanan cloud. Supaya bisa mengakses data tersebut, maka Anda hanya membutuhkan koneksi atau jaringan internet.

Layanan cloud ini ada yang gratis dan juga berbayar. Apabila data yang disimpan tidak terlalu banyak, maka bisa menggunakan cloud gratis saja sudah melebihi cukup.

Namun ketika Anda membutuhkan kapasitas yang lebih besar, maka akan dikenakan biaya. Untuk salah satu kelebihan dari menyimpan data di dalam cloud adalah lebih aman.

Bahkan, untuk tingkat resiko kehilangan data juga sangat amat kecil. Juga lebih efisiennya lagi, karena bisa diakses dimana dan kapan saja menggunakan ponsel.

Lalu bagaimana cara menyimpan file di cloud gratis? Untuk cara menyimpan file di cloud gratis ini bisa dilakukan dengan mudah.

Bahkan, untuk Anda yang masih awam pun juga bisa dengan cepat untuk paham mengenai cara menyimpan file di cloud gratis. Sebagai berikut

cara menyimpan file di cloud gratis.

Cara Menyimpan File di Cloud Gratis

Seperti yang sudah disebutkan diatas, bahwa untuk menyimpan file di dalam cloud ini bisa dilakukan secara mudah. Untuk beberapa tahapan atau cara menyimpan file di cloud gratis bisa dilakukan adalah :

1. Memilih Layanan Cloud yang Akan Digunakan

Ada banyak sekali penyedia layanan cloud yang bisa digunakan. Misalnya Google Drive, Dropbox, Mega, iCloud dan masih banyak yang lainnya lagi.

Pilih saja salah satu dari yang sudah disebutkan diatas dan sesuaikan dengan kebutuhan. Untuk cara menentukannya bisa dengan melihat besaran ruang penyimpanan yang diberikan oleh pengguna gratis tersebut. Boleh saja Anda memilih layanan yang memberikan ruang penyimpanan paling besar.

2. Membuat Akun

Cara menyimpan file di cloud gratis selanjutnya adalah membuat akun dengan menggunakan email. Apabila belum mempunyai email, maka Anda harus membuatnya terlebih dahulu.

3. Unggah Data Pada Cloud

Ketika sudah mempunyai akun, maka Anda bisa langsung unggah data yang hendak disimpan di dalam cloud. Hampir semua format data bisa disimpan, mulai dari diri, video, audio, word, pdf dan masih banyak lainnya lagi.

Apabila sewaktu-waktu membutuhkan data yang sudah diunggah sebelumnya. Maka dari itu, Anda bisa mengaksesnya kapan saja asalkan masih tersambung dengan jaringan internet.

Rekomendasi Cloud Gratis yang Bisa Dipilih dan Digunakan

Setelah paham dengan cara menyimpan file di cloud gratis, maka masih ada beberapa hal lain juga harus dipahami. Sebagai berikut beberapa pilihan layanan cloud gratis yang bisa dipilih dan digunakan :

1. Onedrive

Onedrive adalah salah satu layanan penyimpanan data online yang biasanya digunakan oleh para pengguna Windows. Di dalam Windows 10, untuk aplikasi satu ini akan di install secara otomatis dengan kapasitas ruang penyimpanan sebesar 5GB.

Apabila kapasitasnya terlalu kecil, maka Anda bisa melakukan upgrade sampai dengan 100GB. Tentunya hal tersebut akan dikenakan biaya tambahan.

2. IDrive

IDrive ini juga termasuk menjadi layanan cloud storage terbaik. Kenapa? Pasalnya cloud drive yang satu ini tidak akan membuat file yang sudah terhapus atau dihapus pada laptop menjadi hilang secara otomatis.

Artinya, untuk data tersebut akan tetap tersimpan di dalam server. Selain itu, IDrive ini juga mempunyai fitur untuk mengirim harddisk fisik di saat sewaktu-waktu ada data yang hilang.

3. PCloud

PCloud sangat cocok digunakan untuk menyimpan file dalam ukuran besar. Di dalam hal ini, untuk PCloud ini tidak mempunyai batasan tertentu di dalam ukuran file.

Pada saat menggunakan PCloud akan diberikan macam-macam fitur yang menarik. Selain itu, aplikasi tersebut juga bisa digunakan pada laptop, ponsel maupun website.

4. Dropbox

Sampai dengan saat ini, untuk Dropbox menjadi pilihan cloud storage gratis yang banyak digunakan oleh kalangan masyarakat. Selain itu, Dropbox ini menyediakan kapasitas yang sangat besar yaitu 2GB untuk pengguna gratis.

Namun, untuk kapasitas tersebut bisa bertambah menjadi 18GB di saat Anda berhasil mengajak 32 orang menggunakan Dropbox. Di dalam cloud storage ini dapat digunakan di laptop dan ponsel.

5. SpiderOak One

Bagi Anda yang masih awam dengan dunia teknologi, maka layanan cloud satu ini baru pertama kali didengar. SpiderOak One adalah aplikasi cadangan data secara online.

Menggunakan aplikasi yang satu ini, Anda bisa membuat folder atau file apa saja di dalam sistem komputer. Bahkan, Anda juga bisa mencadangkan beberapa file. Lebih menariknya lagi di dalam aplikasi tersebut bisa memberikan kemungkinan kepada pengguna untuk berbagai file yang dicadangkan kepada orang lain.

6. Mega

Aplikasi layanan penyimpanan data online yang satu ini mempunyai banyak sekali pengguna, karana mudah dioperasionalkan dan fitur menarik. Pada layanan yang satu ini berbasis situs dengan nama mengupload.com.

Untuk para pengguna dapat menyimpan berbagai file di dalam layanan tersebut dalam ukuran besar. Ruang penyimpanan yang diberikan secara gratis oleh Mega adalah 50GB.

7. Tresorit

Layanan cloud yang satu ini menggunakan sistem enkripsi yang sangat aman, karena tidak mudah ditembus oleh pengguna lain. Tresorit ini menjadi layanan cloud storage gratis yang sangat cocok digunakan di dalam menyimpan data penting, seperti perusahaan, pribadi dan masih banyak lainnya.

Nah, itulah dia penjelasan secara lengkap mengenai cara menyimpan file di cloud gratis dan beberapa rekomendasi layanan penyimpanan. Semoga dengan adanya penjelasan tersebut tidak ada lagi kalangan masyarakat yang bingung, ketika akan menyimpan data secara online.

ANDA MUNGKIN JUGA TERTARIKANDA MUNGKIN JUGA TERTARIK
Rekomendasi Artikel
Pengelolaan Data Terpusat dengan Cloud Storage
PanduanPanduan
Pengelolaan Data Terpusat dengan Cloud Storage
Di banyak bisnis, data sering kali menjadi hal yang paling sering dipakai, tetapi justru paling sering kurang disadari cara pengelolaannya. Setiap hari ada file yang dibuat, dokumen yang dibagikan, laporan yang diperbarui, foto atau materi promosi yang disimpan, hingga data pelanggan dan operasional yang terus bertambah. Semua itu terlihat biasa karena memang menjadi bagian dari rutinitas kerja. Namun ketika jumlahnya semakin banyak, barulah terasa bahwa data bukan sekadar kumpulan file, melainkan aset penting yang menentukan kelancaran pekerjaan. Masalahnya, banyak usaha masih menyimpan data di banyak tempat yang terpisah. Ada file yang ada di laptop pemilik usaha, ada yang tersimpan di komputer kantor, ada yang dikirim lewat chat, ada yang terselip di email, dan ada juga yang hanya diketahui oleh satu orang tertentu. Saat kondisi masih sederhana, cara seperti ini mungkin masih terasa cukup. Namun seiring berjalannya waktu, pola penyimpanan yang tidak terpusat justru sering menimbulkan kebingungan. File sulit dicari, versi dokumen bercampur, data penting rawan hilang, dan tim sering harus bertanya satu sama lain hanya untuk menemukan informasi dasar. Di sinilah pentingnya pengelolaan data terpusat. Dan salah satu pendekatan yang kini semakin relevan untuk kebutuhan itu adalah cloud storage. Cloud storage bukan hanya tempat menyimpan file secara online. Jika dipahami dengan cara yang sederhana, cloud storage adalah cara agar data bisnis bisa disimpan, diakses, dan dikelola dengan lebih rapi dalam satu ekosistem yang lebih terhubung. Karena itulah, pengelolaan data terpusat dengan cloud storage menjadi langkah penting bagi bisnis yang ingin bekerja lebih tertata, lebih efisien, dan lebih siap berkembang.
Maxcloud Admin 21 April 2026
Insights Meta
Insights Meta
Insights Meta
Kapan Waktu Tepat Perusahaan Beralih ke Private Cloud
PanduanPanduan
Kapan Waktu Tepat Perusahaan Beralih ke Private Cloud
Perkembangan teknologi digital membuat cara perusahaan mengelola sistem dan data mengalami perubahan yang sangat besar. Jika dulu hampir semua perusahaan menggunakan server fisik yang disimpan di kantor sendiri, kini banyak yang mulai beralih ke berbagai solusi berbasis cloud. Cloud computing memberikan fleksibilitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan sistem infrastruktur tradisional. Namun di antara berbagai jenis layanan cloud, ada satu solusi yang sering dipilih oleh perusahaan dengan kebutuhan lebih spesifik, yaitu private cloud. Berbeda dengan public cloud yang digunakan secara bersama oleh banyak pengguna, private cloud merupakan lingkungan cloud yang didedikasikan khusus untuk satu organisasi. Banyak perusahaan mulai mempertimbangkan penggunaan private cloud karena faktor keamanan, kontrol sistem, dan kebutuhan performa yang lebih stabil. Pertanyaannya adalah, kapan sebenarnya waktu yang tepat bagi perusahaan untuk beralih ke private cloud? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita perlu memahami terlebih dahulu kondisi-kondisi yang biasanya menjadi tanda bahwa perusahaan sudah membutuhkan infrastruktur private cloud.
Maxcloud Admin 18 March 2026
Insights Meta
Insights Meta
Insights Meta
Cara Menghindari Pelacakan Aktivitas Online dengan VPN
PanduanPanduan
Cara Menghindari Pelacakan Aktivitas Online dengan VPN
Di era digital saat ini, hampir setiap aktivitas manusia terhubung dengan internet. Mulai dari mencari informasi, berbelanja, berkomunikasi, hingga bekerja, semuanya melibatkan koneksi online. Internet memberikan kemudahan yang luar biasa dalam kehidupan sehari-hari, tetapi di sisi lain juga membawa tantangan baru terkait privasi dan keamanan data. Banyak orang tidak menyadari bahwa aktivitas mereka di internet dapat dilacak oleh berbagai pihak. Penyedia layanan internet, platform digital, pengiklan, bahkan pihak yang tidak bertanggung jawab dapat mengumpulkan data mengenai aktivitas online seseorang. Informasi seperti website yang dikunjungi, lokasi pengguna, hingga kebiasaan browsing sering kali terekam dalam sistem jaringan internet. Data ini kemudian dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti personalisasi iklan, analisis perilaku pengguna, atau bahkan aktivitas yang lebih berisiko jika jatuh ke tangan yang salah. Salah satu cara yang sering digunakan untuk meningkatkan privasi online adalah menggunakan VPN atau Virtual Private Network. VPN membantu menyembunyikan aktivitas internet dari pelacakan tertentu dengan menciptakan koneksi yang lebih aman dan terenkripsi. Di bawah ini kami akan membahas bagaimana pelacakan aktivitas online terjadi serta bagaimana penggunaan VPN dapat membantu melindungi privasi pengguna internet.
Maxcloud Admin 16 March 2026
Insights Meta
Insights Meta
Insights Meta
Pricing IconKONTAK

Hubungi Kami

Sampaikan pertanyaan dan permintaan Anda mengenai Maxcloud di form ini. Tim kami akan menjawab dan membantu masalah Anda!

robot
bullet

Respon Cepat 24/7

Tim support siap mendampingi kapan saja, baik lewat email maupun chat.
bullet

Dukungan dari Ahli

Engineer berpengalaman akan memastikan solusi yang tepat sesuai kebutuhan Anda.
+62
WhatsApp
Telegram