BlogBagaimana Cara Menjadikan Google Chrome Sebagai Default Browser di Android?
PengetahuanPengetahuan

Bagaimana Cara Menjadikan Google Chrome Sebagai Default Browser di Android?

Maxcloud Admin | 10 September 2024
Bagaimana Cara Menjadikan Google Chrome Sebagai Default Browser di Android?
Content
Share to:
LinkedinInstagramWhatsapp

Google Chrome di Android mempunyai mode ringan yang diklaim bisa menghemat kuota lebih dari 50%. Begitu Google Chrome selesai diinstall, maka mode ringan tersebut akan aktif secara default yang disertai dengan pemberitahuan singkat mengenai fungsi dan manfaatnya. Disediakan juga opsi untuk menonaktifkan mode ringan jika sobat maxcloud tidak tertarik dengan fitur tersebut dan ingin membuka halaman web seperti apa adanya.

Selama mode ringan masih diaktifkan, sobat maxcloud akan mendapatkan informasi mengenai seberapa besar total kuota yang sudah dikonsumsi dan berapa banyak kuota yang bisa dihemat selama browsing dengan menggunakan browser Google Chrome di Android. Informasi tersebut bisa sobat maxcloud temukan di dalam setelan Google Chrome.

Di kesempatan kali ini akan membahas mengenai cara menjadikan Google Chrome sebagai default browser di Android. Dan bagi sobat maxcloud yang ingin tahu lebih banyak, yuk simak penjelasan selengkapnya dibawah ini.

Tujuan Menggunakan Cara Menjadikan Google Chrome Sebagai Default Browser di Android

Sebelum masuk ke pembahasan cara menjadikan Google Chrome sebagai default browser di Android, ketahui terlebih dahulu kenapa hal tersebut harus dilakukan. Pastinya ada beberapa alasan yang mendasari sobat maxcloud ingin mengubah browser bawaan, diantaranya:

1. Lebih Mudah

Tujuan yang paling utama adalah untuk memudahkan sobat maxcloud dengan menggunakan browser sesuai yang diinginkan. Sebagai contohnya adalah di dalam menggunakan browser Google Chrome atau semacamnya tanpa harus melakukan pemilihan secara manual terlebih dahulu.

2. Penggunaan Akses Internet Secara Cepat

Setiap browser mempunyai kelebihan tersendiri, termasuk dalam kecepatan akses internet. Jika mengubah Google Chrome sebagai default browser, maka dijamin akan lebih nyaman ketika mengakses internet lebih cepat melalui link atau tautan. Sebab, link tautan tersebut bisa dibuka secara langsung melalui browser Google Chrome yang sudah dijadikan sebagai default

3. Praktis dan Tidak Memakan Banyak Waktu

Seperti yang disebutkan sebelumnya, bahwa dengan menjadikan Google Chrome sebagai default ini bisa dilakukan dengan mudah. Hal ini bertujuan supaya lebih praktis dan tidak membutuhkan banyak waktu di dalam penggunaannya.

Cara Menjadikan Google Chrome Sebagai Default Browser di Android

Mode ringan hanya salah satu keistimewaan dari Google Chrome yang membuat sobat maxcloud tetap setia menggunakan browser tersebut. Di versi terbarunya, Google Chrome versi 80 juga menyertakan update untuk menutup 56 celah keamanan yang berhasil ditemukan oleh para pemburu bug.

Sebagai imbalan, Google memberikan uang sebesar 50 ribu dolar se kepada mereka. Berikut adalah cara menjadikan Google Chrome sebagai default browser di Android :

  • Masuk ke opsi menu Settings.
  • Setelah itu sobat maxcloud masuk ke menu Apps & notifications.
  • Klik opsi Advanced dan Default apps.
  • Kemudian pada opsi Browser app, sobat maxcloud bisa mengganti default browser sesuai keinginan.
  • Pilih Google Chrome.
  • Sekarang sobat maxcloud berhasil mengganti default browser ke Google Chrome.

Update Terbaru Google Chrome

Update lain yang ditambahkan pada versi terbaru Google Chrome adalah pengaturan notifikasi website. Sebetulnya Google Chrome sudah mempunyai fitur untuk memblokir notifikasi, tapi pemblokiran dilakukan secara total. Berbeda dengan fitur terbarunya yang melakukan pemblokiran notifikasi secara otomatis setelah mengamati kebiasaan sobat maxcloud.

Kalau sobat maxcloud terbiasa memblokir notifikasi website, maka secara otomatis Google Chrome akan memblokir semua notifikasi dan hanya akan membuka blokir untuk beberapa website yang diijinkan. Website yang tawaran notifikasinya sudah sering ditolak oleh ini akan secara otomatis juga akan selalu diblokir oleh pihak Google Chrome dengan fitur terbarunya tersebut.

Dengan terus meningkatnya kemampuan Google Chrome, tidak heran jika banyak dari sobat maxcloud yang mengunduh dan menginstall browser tersebut. Seperti halnya di desktop, Google Chrome juga bisa dijadikan sebagai default browser di Android. Cara melakukannya juga tidak terlalu sulit.

Itulah cara menjadikan Google Chrome sebagai default browser di Android. Alasan lain untuk menjadikan Google Chrome sebagai default browser di Android adalah menu Duet yang saat ini disempurnakan oleh Google.

Menu Duet ini pada dasarnya menjadi sebuah menu bar yang terletak di bagian bawah browser. Isi menu tersebut berupa tombol Home, Tabs, More, Search dan Share.

Dalam eksperimen Google Chrome sebelumnya, semua tombol tersebut ditampilkan di dalam menu tanpa terkecuali. Tapi salam eksperimen terbarunya hanya tiga tombol yang diperlihatkan dan sisanya disembunyikan berdasarkan jenis layout yang dipilih.

Seandainya layout yang sobat maxcloud pilih adalah “NewTab-Search-Share Variation”, maka tombol yang dimunculkan pada menu Duet merupakan tombol untuk membuat tab baru, tombol untuk melakukan pencarian dan tombol untuk share website di media sosial. Sedangkan, untuk layout “Home-Search-Tab Switcher Variation” akan menampilkan tombol Home, tombol pencarian dan tombol untuk beralih ke tab lain.

Alternatif Cara Menjadikan Google Chrome Sebagai Default Browser di Android

Menetapkan Google Chrome sebagai browser default juga bisa dilakukan dengan cara yang singkat. Berikut adalah langkah-langkah yang harus sobat maxcloud lakukan :

  • Masuk ke tampilan menu (icon menu) di hp Android.
  • Lalu tekan lama pada aplikasi browser bawaan.
  • Kemudian pilih opsi Info Aplikasi.
  • Ketuk opsi Aplikasi Browser.
  • Lalu pilih Google Chrome.
  • Selesai.

Jika pada keterangan Aplikasi browser bertuliskan “Tidak” berarti aplikasi browser bawaan HP Android sobat maxcloud tidak digunakan sebagai browser default. Sangat simple, bukan?

Itulah dia penjelasan lengkap mengenai cara menjadikan Google Chrome sebagai default browser di Android. Semoga penjelasan di atas bisa membantu dan bermanfaat, ya.

ANDA MUNGKIN JUGA TERTARIKANDA MUNGKIN JUGA TERTARIK
Rekomendasi Artikel
Dedicated Cloud untuk Industri Telekomunikasi
PengetahuanPengetahuan
Dedicated Cloud untuk Industri Telekomunikasi
Di mata banyak orang, industri telekomunikasi sering terlihat sebagai dunia yang penuh teknologi canggih, jaringan besar, dan sistem yang rumit. Memang benar, sektor ini sangat dekat dengan infrastruktur digital yang kompleks. Namun jika dilihat lebih dalam, inti dari industri telekomunikasi sebenarnya sangat sederhana: menjaga agar orang-orang tetap terhubung. Ada pelanggan yang ingin internetnya stabil untuk bekerja. Ada perusahaan yang bergantung pada jaringan untuk operasional harian. Ada layanan digital yang harus bisa diakses tanpa hambatan. Ada komunikasi penting yang tidak boleh terputus hanya karena sistem di belakangnya tidak siap. Dalam semua itu, industri telekomunikasi tidak hanya berbicara soal kabel, sinyal, server, atau pusat data. Ia juga berbicara soal kepercayaan. Karena itulah, sektor telekomunikasi membutuhkan fondasi infrastruktur yang benar-benar kuat. Tidak cukup hanya cepat. Tidak cukup hanya besar. Yang dibutuhkan juga adalah kestabilan, keamanan, dan kontrol yang lebih baik atas sistem yang dipakai. Di sinilah dedicated cloud menjadi sangat relevan. Dedicated cloud bukan sekadar pilihan teknologi yang terlihat modern. Untuk industri telekomunikasi, dedicated cloud bisa menjadi jawaban atas kebutuhan infrastruktur yang lebih terarah, lebih siap menopang layanan penting, dan lebih mampu mengikuti tuntutan operasional yang terus berkembang.
Maxcloud Admin 21 April 2026
Insights Meta
Insights Meta
Insights Meta
Mengapa Cloud Compute Cocok untuk Bisnis dengan Pertumbuhan Cepat
PengetahuanPengetahuan
Mengapa Cloud Compute Cocok untuk Bisnis dengan Pertumbuhan Cepat
Setiap bisnis tentu ingin bertumbuh. Ada yang tumbuh perlahan, ada yang stabil, dan ada juga yang berkembang sangat cepat dalam waktu yang relatif singkat. Bagi banyak pemilik usaha, pertumbuhan adalah kabar baik. Penjualan meningkat, pelanggan bertambah, aktivitas operasional makin ramai, dan peluang bisnis terasa semakin terbuka. Namun di balik semua itu, pertumbuhan yang cepat juga membawa tantangan yang tidak kecil. Saat bisnis berkembang lebih cepat dari perkiraan, banyak hal ikut berubah. Kebutuhan tim bertambah, sistem kerja makin kompleks, data makin banyak, dan layanan harus tetap berjalan dengan baik meski beban terus naik. Di fase seperti ini, bisnis tidak cukup hanya mengandalkan semangat atau cara kerja lama. Dibutuhkan fondasi yang lebih siap untuk menopang pertumbuhan tersebut. Salah satu fondasi yang makin relevan untuk kondisi seperti ini adalah cloud compute. Bagi sebagian orang, istilah cloud compute mungkin terdengar teknis dan terasa jauh dari kegiatan bisnis sehari-hari. Padahal jika dipahami dengan sederhana, cloud compute adalah solusi yang membantu bisnis mendapatkan infrastruktur komputasi yang lebih fleksibel, lebih mudah disesuaikan, dan lebih siap mengikuti perubahan kebutuhan. Karena itulah, cloud compute menjadi sangat cocok untuk bisnis yang sedang tumbuh cepat.
Maxcloud Admin 21 April 2026
Insights Meta
Insights Meta
Insights Meta
Cara VPS Primantara Melindungi Data Saldo Agen
PengetahuanPengetahuan
Cara VPS Primantara Melindungi Data Saldo Agen
Dalam bisnis digital seperti pulsa, PPOB, top up e-wallet, hingga layanan pembayaran harian, data saldo agen bukan sekadar angka di layar. Di balik nominal itu, ada hasil kerja keras, ada kepercayaan pelanggan, dan ada ritme usaha yang harus terus berjalan setiap hari. Bagi banyak agen, saldo bukan hanya modal usaha, tetapi juga napas operasional yang menentukan apakah transaksi bisa berjalan lancar atau justru terhambat di saat paling sibuk. Karena itulah, menjaga data saldo agen bukan perkara teknis semata. Ini juga soal rasa aman. Soal bagaimana pemilik usaha bisa tidur lebih tenang karena tahu sistem yang dipakai tidak asal berjalan, melainkan benar-benar dirancang untuk melindungi data penting. Dalam konteks inilah, VPS Primantara menjadi solusi yang relevan. Bukan hanya sebagai tempat menjalankan sistem, tetapi juga sebagai fondasi yang membantu menjaga kestabilan, keamanan, dan kepercayaan dalam operasional bisnis digital.
Maxcloud Admin 20 April 2026
Insights Meta
Insights Meta
Insights Meta
Pricing IconKONTAK

Hubungi Kami

Sampaikan pertanyaan dan permintaan Anda mengenai Maxcloud di form ini. Tim kami akan menjawab dan membantu masalah Anda!

robot
bullet

Respon Cepat 24/7

Tim support siap mendampingi kapan saja, baik lewat email maupun chat.
bullet

Dukungan dari Ahli

Engineer berpengalaman akan memastikan solusi yang tepat sesuai kebutuhan Anda.
+62
WhatsApp
Telegram