Blog5 Cara Memblokir Web di Chrome Android, Mudah dan Praktis
PanduanPanduan

5 Cara Memblokir Web di Chrome Android, Mudah dan Praktis

Maxcloud Admin | 10 September 2024
5 Cara Memblokir Web di Chrome Android, Mudah dan Praktis
Content
Share to:
LinkedinInstagramWhatsapp

Internet merupakan gudang dari bagi berbagai jenis website. Namun, tidak sedikit situs yang berisi konten yang tidak pantas dilihat, penipuan online atau mengandung malware yang bisa merusak komputer maupun smartphone sobat maxcloud. Disinilah peran dalam membatasi akses situs sangat dibutuhkan. 

Untungnya, memblokir situs menggunakan aplikasi browser seperti Google Chrome bukan menjadi hal yang sulit. Kali ini, kami akan menjelaskan beberapa cara memblokir web di Chrome Android yang bisa sobat maxcloud praktekkan. Yuk, simak ulasan dibawah ini sampai dengan selesai. 

Cara Memblokir Web di Chrome Android 

Ada 5 cara memblokir web di Chrome Android yang bisa sobat maxcloud lakukan, yaitu : 

1. Cara Memblokir Web di Chrome Android Menggunakan Ekstensi 

Menggunakan ekstensi bisa dibilang cara yang paling mudah untuk memblokir situs di Google Chrome. Apalagi, saat ini tersedia banyak ekstensi pemblokir situs yang bisa sobat maxcloud install melalui Chrome Web Store. 

Salah satunya adalah BlockSite, aplikasi yang sudah dipercaya oleh lebih dari 1 juta pengguna. Berikut adalah cara memblokir situs menggunakan ekstensi BlockSite: 

  • Membuka browser Chrome sobat maxcloud, lalu akses halaman Chrome Web Store.
  • Mencari ekstensi BlockSite, lalu pilih ekstensi tersebut dan klik Add to Chrome (Tambahkan ke Chrome).
  • Setelah terpasang, buka situs web yang ingin sobat maxcloud blokir.
  • Klik ikon Extensions (Ekstensi) dan pilih ekstensi BlockSite.
  • Setelah muncul pop up, klik Block this site untuk memblokir website tersebut.
  • BlockSite akan menampilkan pemberitahuan bahwa situs sudah berhasil diblokir.
  • Sobat maxcloud juga bisa membatasi akses dengan mengklik ikon Settings pada ekstensi ini.
  • Kemudian, klik tombol Add to Block List dan masukkan URL di kolom yang tersedia. 

Selain BlockSite, sobat maxcloud juga bisa menggunakan ekstensi lain di Chrome Web Store dengan fungsi yang serupa. Misalnya, Block Site, Site Blocker dan Focus Shield. 

2. Cara Memblokir Web di Chrome Android dengan Fitur Safe Search 

Cara memblokir web di Chrome Android berikutnya adalah menggunakan fitur bawaan bernama SafeSearch. Dengan fitur ini, sobat maxcloud bisa membatasi akses ke situs-situs yang dianggap berbahaya dan eksplisit oleh Google secara otomatis. 

Namun, perlu diingat bahwa SafeSearch masih mempunyai kekurangan karena hanya mengandalkan database milik Google dan mungkin saja ada beberapa situs yang terlewat dari pemblokiran. Meski begitu, memblokir situs di Google Chrome dengan metode ini tetap layak untuk dicoba.Berikut adalah langkah-langkahnya: 

  • Membuka Chrome di komputer sobat maxcloud dan login ke akun Google.
  • Akses halaman Setelan Penelusuran, lalu klik menu SafeSearch.
  • Atur opsi pemfilteran dalam keadaan Filter. 

3. Cara Memblokir Web di Chrome Android dengan Google Family Link 

Alternatif lain yang bisa sobat maxcloud coba untuk memblokir situs di Google Chrome Android adalah menginstal Google Family Link. Aplikasi ini tersedia secara gratis di Google Play Store (untuk user Android) dan App Store (bagi pengguna iOS). Berikut adalah cara memblokir web di Chrome Android menggunakan Google Family Link :

  • Membuka App Store atau Play Store sobat maxcloud lalu install aplikasi Google Family Link.
  • Membuka aplikasi tersebut, lalu buat akun untuk anak sobat maxcloud. Jika sudah memilikinya, sobat maxcloud bisa memilih akun yang sudah ada.
  • Akses menu Content restrictions (Pembatasan konten) dan pilih Google Chrome.
  • Lanjutkan dengan mengakses bagian Manage sites (Kelola situs), lalu sentuh Blocked sites (Situs diblokir)
  • Ketuk ikon Add an website (Tambahkan situs).
  • Ketik alamat website yang ingin sobat maxcloud blokir. Setelah selesai, simpan perubahan yang sudah sobat maxcloud lakukan. 

4. Cara Memblokir Web di Chrome Android dengan Aplikasi Pihak Ketiga 

Selain menggunakan ekstensi dan fitur bawaan, sobat maxcloud juga bisa memblokir situs di PC menggunakan aplikasi pemblokir situs dari pihak ketiga. Beberapa aplikasi yang bisa sobat maxcloud gunakan adalah Cold Turkey, Focus, dan Freedom. Sebagai contoh, ini dia cara memblokir website menggunakan aplikasi Cold Turkey: 

  • Mengunjungi situs resmi Cold Turkey dan unduh aplikasinya.
  • Ikuti semua instruksi pemasangan hingga selesai.
  • Buka aplikasi Cold Turkey, pilih Block Lists, lalu tambahkan situs-situs yang ingin sobat maxcloud blokir.
  • Mengatur jadwal pemblokiran atau aktifkan mode pemblokiran manual sesuai kebutuhan 

5. Cara Memblokir Web di Chrome Android dengan Mengedit File Host 

Opsi yang lebih teknis untuk memblokir situs di Google Chrome adalah mengedit file host, yaitu file teks di dalam sistem operasi komputer atau server yang berfungsi untuk mengarahkan domain ke alamat IP tertentu. Sebelum lanjut, pastikan sobat maxcloud berhati-hati saat mengedit file host karena kesalahan bisa mempengaruhi akses situs secara umum. 

Simpan salinan cadangan dari file host yang asli sebelum melakukan perubahan. Langkah-langkah untuk  mengedit file host untuk adalah: 

  • Membuka File Explorer dan arahkan ke C:\Windows\System32\drivers\etc.
  • Mencari file bernama hosts dan buka dengan editor teks seperti Notepad.
  • Sobat maxcloud mungkin perlu hak akses admin untuk mengedit file. Jika diminta, pilih aplikasi Notepad dan berikan izin administratif.
  • Di bagian paling bawah file, tambahkan baris berikut untuk memblokir situs. Jangan lupa untuk mengganti format nama_situs_yang_ingin_diblokir.com dengan alamat situs yang ingin sobat maxcloud blokir. 

Itulah dia penjelasan lengkap mengenai 5 cara memblokir web di Chrome Android. Semoga penjelasan diatas bisa membantu dan bermanfaat bagi sobat maxcloud, ya.

ANDA MUNGKIN JUGA TERTARIKANDA MUNGKIN JUGA TERTARIK
Rekomendasi Artikel
Pengelolaan Data Terpusat dengan Cloud Storage
PanduanPanduan
Pengelolaan Data Terpusat dengan Cloud Storage
Di banyak bisnis, data sering kali menjadi hal yang paling sering dipakai, tetapi justru paling sering kurang disadari cara pengelolaannya. Setiap hari ada file yang dibuat, dokumen yang dibagikan, laporan yang diperbarui, foto atau materi promosi yang disimpan, hingga data pelanggan dan operasional yang terus bertambah. Semua itu terlihat biasa karena memang menjadi bagian dari rutinitas kerja. Namun ketika jumlahnya semakin banyak, barulah terasa bahwa data bukan sekadar kumpulan file, melainkan aset penting yang menentukan kelancaran pekerjaan. Masalahnya, banyak usaha masih menyimpan data di banyak tempat yang terpisah. Ada file yang ada di laptop pemilik usaha, ada yang tersimpan di komputer kantor, ada yang dikirim lewat chat, ada yang terselip di email, dan ada juga yang hanya diketahui oleh satu orang tertentu. Saat kondisi masih sederhana, cara seperti ini mungkin masih terasa cukup. Namun seiring berjalannya waktu, pola penyimpanan yang tidak terpusat justru sering menimbulkan kebingungan. File sulit dicari, versi dokumen bercampur, data penting rawan hilang, dan tim sering harus bertanya satu sama lain hanya untuk menemukan informasi dasar. Di sinilah pentingnya pengelolaan data terpusat. Dan salah satu pendekatan yang kini semakin relevan untuk kebutuhan itu adalah cloud storage. Cloud storage bukan hanya tempat menyimpan file secara online. Jika dipahami dengan cara yang sederhana, cloud storage adalah cara agar data bisnis bisa disimpan, diakses, dan dikelola dengan lebih rapi dalam satu ekosistem yang lebih terhubung. Karena itulah, pengelolaan data terpusat dengan cloud storage menjadi langkah penting bagi bisnis yang ingin bekerja lebih tertata, lebih efisien, dan lebih siap berkembang.
Maxcloud Admin 21 April 2026
Insights Meta
Insights Meta
Insights Meta
Kapan Waktu Tepat Perusahaan Beralih ke Private Cloud
PanduanPanduan
Kapan Waktu Tepat Perusahaan Beralih ke Private Cloud
Perkembangan teknologi digital membuat cara perusahaan mengelola sistem dan data mengalami perubahan yang sangat besar. Jika dulu hampir semua perusahaan menggunakan server fisik yang disimpan di kantor sendiri, kini banyak yang mulai beralih ke berbagai solusi berbasis cloud. Cloud computing memberikan fleksibilitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan sistem infrastruktur tradisional. Namun di antara berbagai jenis layanan cloud, ada satu solusi yang sering dipilih oleh perusahaan dengan kebutuhan lebih spesifik, yaitu private cloud. Berbeda dengan public cloud yang digunakan secara bersama oleh banyak pengguna, private cloud merupakan lingkungan cloud yang didedikasikan khusus untuk satu organisasi. Banyak perusahaan mulai mempertimbangkan penggunaan private cloud karena faktor keamanan, kontrol sistem, dan kebutuhan performa yang lebih stabil. Pertanyaannya adalah, kapan sebenarnya waktu yang tepat bagi perusahaan untuk beralih ke private cloud? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita perlu memahami terlebih dahulu kondisi-kondisi yang biasanya menjadi tanda bahwa perusahaan sudah membutuhkan infrastruktur private cloud.
Maxcloud Admin 18 March 2026
Insights Meta
Insights Meta
Insights Meta
Cara Menghindari Pelacakan Aktivitas Online dengan VPN
PanduanPanduan
Cara Menghindari Pelacakan Aktivitas Online dengan VPN
Di era digital saat ini, hampir setiap aktivitas manusia terhubung dengan internet. Mulai dari mencari informasi, berbelanja, berkomunikasi, hingga bekerja, semuanya melibatkan koneksi online. Internet memberikan kemudahan yang luar biasa dalam kehidupan sehari-hari, tetapi di sisi lain juga membawa tantangan baru terkait privasi dan keamanan data. Banyak orang tidak menyadari bahwa aktivitas mereka di internet dapat dilacak oleh berbagai pihak. Penyedia layanan internet, platform digital, pengiklan, bahkan pihak yang tidak bertanggung jawab dapat mengumpulkan data mengenai aktivitas online seseorang. Informasi seperti website yang dikunjungi, lokasi pengguna, hingga kebiasaan browsing sering kali terekam dalam sistem jaringan internet. Data ini kemudian dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti personalisasi iklan, analisis perilaku pengguna, atau bahkan aktivitas yang lebih berisiko jika jatuh ke tangan yang salah. Salah satu cara yang sering digunakan untuk meningkatkan privasi online adalah menggunakan VPN atau Virtual Private Network. VPN membantu menyembunyikan aktivitas internet dari pelacakan tertentu dengan menciptakan koneksi yang lebih aman dan terenkripsi. Di bawah ini kami akan membahas bagaimana pelacakan aktivitas online terjadi serta bagaimana penggunaan VPN dapat membantu melindungi privasi pengguna internet.
Maxcloud Admin 16 March 2026
Insights Meta
Insights Meta
Insights Meta
Pricing IconKONTAK

Hubungi Kami

Sampaikan pertanyaan dan permintaan Anda mengenai Maxcloud di form ini. Tim kami akan menjawab dan membantu masalah Anda!

robot
bullet

Respon Cepat 24/7

Tim support siap mendampingi kapan saja, baik lewat email maupun chat.
bullet

Dukungan dari Ahli

Engineer berpengalaman akan memastikan solusi yang tepat sesuai kebutuhan Anda.
+62
WhatsApp
Telegram