Di dalam dunia teknologi informasi, serangan DDoS sudah menjadi ancaman serius bagi perusahaan dan situs web. Serangan ini bisa menyebabkan gangguan besar terhadap operasi online dan berdampak pada reputasi serta kerugian secara finansial. Untuk memahami lebih lanjut tentang serangan DDoS, mari kita bahas beberapa jenis serangan ini dan beberapa contoh serangan DDoS yang sempat menggemparkan di dalam sejarah IT. 

Jenis-Jenis Serangan DDoS 

DDoS Attack bisa dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan cara serangan tersebut dilakukan. Berikut adalah beberapa jenis utama serangan DDoS:

1. Serangan Layer Aplikasi

Serangan layer aplikasi merupakan jenis serangan DDoS yang fokus pada aplikasi web atau layanan tertentu. Serangan ini bertujuan untuk membanjiri server dengan permintaan yang seharusnya tidak biasa, seperti permintaan HTTP atau HTTPS.

Para penyerang akan mencoba membebani sumber daya server dengan meminta halaman web atau layanan secara berulang-ulang. Dan pada akhirnya bisa menyebabkan layanan tersebut tidak tersedia bagi pengguna yang sah.

2. Serangan Protokol

Serangan Protokol merupakan jenis serangan DDoS yang mengeksploitasi cacat atau kerentanan di dalam protokol jaringan. Penyerang mencoba membanjiri target dengan permintaan yang menggunakan protokol jaringan yang rentan, seperti TCP (Transmission Control Protocol) atau UDP (User Datagram Protocol). Serangan protokol bisa memaksa target untuk menggunakan sumber daya berlebihan dalam memproses permintaan yang sah.

3. Serangan Volumetrik

Serangan Volumetrik merupakan jenis serangan DDoS yang mencoba membanjiri target dengan lalu lintas Internet berkecepatan tinggi. Serangan ini melibatkan penggunaan botnet yang terdiri dari ribuan atau jutaan perangkat yang terinfeksi malware. Botnet ini digunakan untuk mengirimkan lalu lintas berlebihan ke target dan bisa mengakibatkan penurunan kinerja atau bahkan penonaktifan layanan target.

Contoh Serangan DDoS yang Menggemparkan Dunia

Dalam dunia yang terus berkembang ini, serangan DDoS sudah menjadi ancaman serius bagi situs web dan infrastruktur online. Serangan ini bisa merusak reputasi, menyebabkan kerugian finansial dan mengganggu layanan yang kita andalkan sehari-hari. Mari kita bahas beberapa contoh serangan DDoS yang menggemparkan dunia dalam beberapa tahun terakhir : 

1. Serangan DDoS pada Situs CNN 

Pada tahun 2014, situs berita terkemuka, CNN, menjadi target serangan DDoS yang sangat besar. Serangan ini menyebabkan gangguan serius di dalam layanan berita online yang sangat diandalkan. 

Penyerang menggunakan jaringan botnet yang besar untuk mengirimkan sejumlah besar permintaan HTTP ke server CNN. Permintaan berulang-ulang ini membuat server CNN terbebani dengan lalu lintas yang berlebihan, sehingga menyebabkan ketidakmampuan server di dalam merespons permintaan dari para pengguna yang sah. 

Selama serangan, pengguna yang mencoba mengakses situs CNN akan mengalami kesulitan mengakses berita dan informasi. Layanan CNN menjadi tidak tersedia atau sangat lambat dan ini akan berdampak pada citra dan kredibilitasnya. 

2. Serangan DDoS pada Situs GitHub

Pada tahun 2018, salah satu platform pengembangan perangkat lunak terbesar di dunia, GitHub, menghadapi serangan DDoS yang sangat masif. GitHub menyediakan layanan hosting untuk proyek perangkat lunak open source dan situs ini menjadi target yang menarik bagi penyerang. 

Serangan ini menggunakan serangan volumetrik yang kuat dengan memanfaatkan ribuan perangkat yang terinfeksi. Penyerang membanjiri server GitHub dengan lalu lintas Internet yang berkecepatan tinggi, sehingga mengakibatkan kinerja situs yang terganggu.

Meski tim keamanan GitHub berhasil merespons dengan cepat, tapi serangan ini menyebabkan beberapa gangguan layanan. Pengguna yang mencoba mengakses atau berkolaborasi di dalam proyek open source di GitHub ini mengalami kesulitan. 

3. Serangan DDoS pada Situs Dyn 

Pada tahun 2016, penyedia layanan DNS terkemuka, Dyn, menjadi target serangan DDoS yang mengganggu operasi Internet di seluruh dunia. Dyn menyediakan layanan DNS yang mendukung banyak situs web terkenal. 

Penyerang mengarahkan terhadap lalu lintas DDoS yang besar ke server DNS. Penyerangan server kali ini bisa membuat situs web yang bergantung pada layanan DNS Dyn menjadi tidak tersedia. 

Selama serangan, banyak situs web terkenal seperti Netflix, Twitter dan Reddit ini menjadi tidak bisa diakses. Kejadian tersebut menyebabkan rasa ketidaknyamanan dan kerugian finansial besar bagi berbagai layanan online. 

4. Serangan DDoS pada Situs PlayStation Network 

PlayStation Network (PSN), layanan gaming online populer dari Sony juga pernah menjadi target serangan DDoS berulang kali. Pihak penyerang menggunakan serangan volumetrik untuk mengganggu koneksi gamers ke server PlayStation Network.

Ini bisa menyebabkan gangguan di dalam bermain game online dan mengakses layanan lainnya di PSN.

Pemain game juga akan mengalami kesulitan di dalam mengakses layanan dan bermain game selama serangan DDoS yang mengganggu pengalaman gaming online para pemain. 

5. Serangan DDoS pada KasKus 

Pada tahun 2017, KasKus menjadi salah satu forum online terbesar di Indonesia dan menghadapi serangan DDoS yang menyebabkan situs tersebut tidak tersedia. Penyerang menggunakan botnet untuk mengirim permintaan berlebihan ke server KasKus. 

Serangan ini bertujuan untuk membuat situs forum tersebut tidak bisa diakses.

Selama serangan, pengguna KasKus tidak bisa mengakses forum tersebut atau berpartisipasi dalam diskusi online, mengganggu komunitas online mereka. 

Ini merupakan beberapa contoh serangan DDoS yang sudah menggemparkan dunia IT dalam beberapa tahun terakhir. Untuk melindungi diri dari serangan-serangan seperti ini, perusahaan dan penyedia layanan online harus mengambil langkah-langkah keamanan yang serius dan menggunakan solusi anti-DDoS yang efektif. 

Demikian penjelasan lengkap dan jelas mengenai serangan DDoS. Semoga penjelasan di atas bisa membantu dan bermanfaat, ya.