Blog3 Cara Menggunakan Cloud Print yang Mudah dan Simple
PanduanPanduan

3 Cara Menggunakan Cloud Print yang Mudah dan Simple

Maxcloud Admin | 11 June 2024
3 Cara Menggunakan Cloud Print yang Mudah dan Simple
Content
Share to:
LinkedinInstagramWhatsapp

Smartphone dan tablet Android sudah bisa terhubung dengan beragam perangkat lain, termasuk mesin printer. Maka dari itu, sobat maxcloud yang menggunakan perangkat Android bisa mencetak dokumen atau foto langsung dari ponsel dan tablet tanpa harus mengirim file terlebih dahulu ke laptop atau PC. 

Mencetak dokumen atau foto langsung dari perangkat Android bisa dilakukan, ketika printer sudah terhubung dengan layanan cloud print. Layanan tersebut memungkinkan aktivitas mencetak dokumen atau foto menjadi lebih praktis. 

Cloud print adalah layanan yang bisa menghubungkan perangkat printer dengan web. Setelah printer tersambung ke web, sobat maxcloud bisa mencetak dokumen dari mana saja dan menggunakan perangkat jenis apapun yang tersambung ke internet, termasuk PC, Mac, Chromebook, ponsel dan tablet.

Jadi, cloud print bekerja sebagai penerima perintah mencetak dan bisa meneruskan dokumen ke printer untuk dicetak. Proses tersebut bisa berjalan apabila perangkat printer tersambung dengan cloud print.

Di kesempatan kali ini akan membahas mengenai cara menggunakan cloud print. Bagi sobat maxcloud yang ingin tahu penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Cara Menggunakan Cloud Print

Sebelum mencetak dokumen dan foto menggunakan cloud print, printer harus dipastikan sudah terhubung dengan layanan cloud print terlebih dahulu. Untuk menghubungkan printer dengan cloud print, ada beberapa hal yang perlu disiapkan yaitu :

  • Printer yang bisa terhubung ke Wi-Fi.
  • Laptop atau komputer PC yang dilengkapi dengan browser Chrome (versi terbaru)
  • Printer terhubung ke jaringan Wi-Fi yang sama dengan komputer.

Setelah itu, ada beberapa langkah yang harus dilakukan supaya perangkat printer terkoneksi dengan cloud print. Berikut ini adalah langkah-langkahnya :

1. Menyambungkan ke Jaringan  Wi-Fi

  • Aktifkan printer.
  • Sambungkan komputer ke jaringan Wi-Fi.
  • Apabila tidak mengerti caranya, ikuti petunjuk produsen printer.
  • Aktifkan komputer.
  • Sambungkan komputer ke jaringan Wi-Fi yang sama dengan printer.

2. Mencari Tahu Apakah Printer Sudah Google Cloud Ready

  • Membuka halaman printer cloud-ready, lalu mencari model dan produsen printer.
  • Apabila di samping nama printer tertera "v2", maka printer sudah cloud-ready (versi 2.0).
  • Ketika tidak tertera "v2" di samping nama printer, printer sudah cloud-ready (versi 1.0).
  • Jika printer tidak tercantum, printer belum cloud-ready. Tapi di saat printer bisa tersambung ke WiFi, sobat maxcloud masih dapat menghubungkannya dengan Cloud Print.

3. Langkah ketiga: sambungkan printer ke Google Cloud Print

Ada tiga cara menyambungkan printer ke cloud print. Ketiganya tergantung dengan status perangkat printer, yaitu belum cloud ready atau sudah cloud ready (versi 2.0 dan 1.0).

Pertama, untuk menyambungkan printer dengan status belum cloud-ready, sobat maxcloud membutuhkan komputer PC atau Mac. Adapun caranya adalah sebagai berikut:

  • Di PC atau Mac, temukan setelan sistem perangkat dan cari bagian pencetakan.
  • Tambahkan printer ke komputer. Jika butuh bantuan, buka situs bantuan Mac atau Windows.
  • Membuka Chrome.
  • Ketik chrome://devices dan tekan Enter.
  • Di bawah "Printer Klasik", klik Tambahkan printer.
  • Di bagian "Printer yang akan didaftarkan", pilih printer yang ingin dibagikan, lalu klik Tambahkan printer.
  • Untuk melihat apakah printer sudah ditambahkan, klik Kelola printer.
  • Supaya orang lain bisa mencetak di printer tersebut, atau mencetak dari printer di Chromebook, sobat maxcloud perlu membagikan printer.

Kedua, untuk menghubungkan printer cloud-ready (versi 2.0) dengan cloud print, langkah yang harus dilakukan adalah berikut ini:

  • Di komputer, membuka Chrome.
  • Ketik chrome://devices dan tekan Enter.
  • Di bawah "Perangkat Baru", temukan printer pengguna.
  • Di samping printer, klik Kelola.
  • Di kotak "Konfirmasi pendaftaran" yang muncul, klik Daftar.
  • Pada layar printer, ikuti petunjuk untuk menyelesaikan pendaftaran. Pengguna mungkin perlu menekan tombol Daftar atau Oke.
  • Untuk memeriksa apakah printer pengguna sudah terdaftar, buka google.com/cloudprint dan klik Printer di komputer.
  • Untuk mengizinkan orang lain mencetak di printer pengguna, bagikan printer tersebut dengan mereka.

Ketiga, untuk menghubungkan printer cloud-ready (versi 1.0) ke Google Cloud Print, langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Di komputer, membuka halaman Printer cloud-ready.
  • Klik produsen printer.
  • Di sisi bawah bagian tersebut, klik link untuk membuka situs bantuan produsen.
  • Ikuti langkah produsen untuk menyiapkan printer.

Cara Mencetak Dokumen di Smartphone Android Menggunakan Cloud Print

Pencetakan dokumen atau foto yang menggunakan layanan cloud print ini tidak hanya bisa dilakukan dengan komputer, tapi juga smartphone atau tablet Android. Sobat maxcloud bisa mencetak dokumen dan foto menggunakan smartphone melalui cloud print. Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan :

  • Membuka halaman yang ingin dicetak di aplikasi (seperti foto, dokumen atau chrome).
  • Di aplikasi, klik Opsi Options.
  • Apabila di Chrome, klik Bagikan, lalu Cetak Print.
  • Jika di aplikasi lain, langsung klik opsi Cetak.

Cara di atas, bisa dilakukan di jenis Android 4.4 dan versi yang lebih tinggi lainnya. Sedangkan untuk cara mencetak di Android 4.3 yang lebih rendah adalah :

  • Membuka Buka halaman yang ingin dicetak di aplikasi.
  • Dari menu aplikasi, pilih Bagikan (Share).
  • Klik Google Cloud Print.

Sebagai tambahan informasi, sobat maxcloud yang menggunakan perangkat Android bisa mencetak tab aktif apa pun di browser Chrome ke cloud print. Sementara jika mengakses Gmail atau Google Drive menggunakan browser ponsel, sobat maxcloud bisa mencetak email, dokumen, spreadsheet atau file Drive lainnya melalui cloud print.

Nah, itulah dia penjelasan lengkap mengenai cara menggunakan cloud print. Semoga penjelasan di atas bisa membantu dan bermanfaat, ya.

ANDA MUNGKIN JUGA TERTARIKANDA MUNGKIN JUGA TERTARIK
Rekomendasi Artikel
Pengelolaan Data Terpusat dengan Cloud Storage
PanduanPanduan
Pengelolaan Data Terpusat dengan Cloud Storage
Di banyak bisnis, data sering kali menjadi hal yang paling sering dipakai, tetapi justru paling sering kurang disadari cara pengelolaannya. Setiap hari ada file yang dibuat, dokumen yang dibagikan, laporan yang diperbarui, foto atau materi promosi yang disimpan, hingga data pelanggan dan operasional yang terus bertambah. Semua itu terlihat biasa karena memang menjadi bagian dari rutinitas kerja. Namun ketika jumlahnya semakin banyak, barulah terasa bahwa data bukan sekadar kumpulan file, melainkan aset penting yang menentukan kelancaran pekerjaan. Masalahnya, banyak usaha masih menyimpan data di banyak tempat yang terpisah. Ada file yang ada di laptop pemilik usaha, ada yang tersimpan di komputer kantor, ada yang dikirim lewat chat, ada yang terselip di email, dan ada juga yang hanya diketahui oleh satu orang tertentu. Saat kondisi masih sederhana, cara seperti ini mungkin masih terasa cukup. Namun seiring berjalannya waktu, pola penyimpanan yang tidak terpusat justru sering menimbulkan kebingungan. File sulit dicari, versi dokumen bercampur, data penting rawan hilang, dan tim sering harus bertanya satu sama lain hanya untuk menemukan informasi dasar. Di sinilah pentingnya pengelolaan data terpusat. Dan salah satu pendekatan yang kini semakin relevan untuk kebutuhan itu adalah cloud storage. Cloud storage bukan hanya tempat menyimpan file secara online. Jika dipahami dengan cara yang sederhana, cloud storage adalah cara agar data bisnis bisa disimpan, diakses, dan dikelola dengan lebih rapi dalam satu ekosistem yang lebih terhubung. Karena itulah, pengelolaan data terpusat dengan cloud storage menjadi langkah penting bagi bisnis yang ingin bekerja lebih tertata, lebih efisien, dan lebih siap berkembang.
Maxcloud Admin 21 April 2026
Insights Meta
Insights Meta
Insights Meta
Kapan Waktu Tepat Perusahaan Beralih ke Private Cloud
PanduanPanduan
Kapan Waktu Tepat Perusahaan Beralih ke Private Cloud
Perkembangan teknologi digital membuat cara perusahaan mengelola sistem dan data mengalami perubahan yang sangat besar. Jika dulu hampir semua perusahaan menggunakan server fisik yang disimpan di kantor sendiri, kini banyak yang mulai beralih ke berbagai solusi berbasis cloud. Cloud computing memberikan fleksibilitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan sistem infrastruktur tradisional. Namun di antara berbagai jenis layanan cloud, ada satu solusi yang sering dipilih oleh perusahaan dengan kebutuhan lebih spesifik, yaitu private cloud. Berbeda dengan public cloud yang digunakan secara bersama oleh banyak pengguna, private cloud merupakan lingkungan cloud yang didedikasikan khusus untuk satu organisasi. Banyak perusahaan mulai mempertimbangkan penggunaan private cloud karena faktor keamanan, kontrol sistem, dan kebutuhan performa yang lebih stabil. Pertanyaannya adalah, kapan sebenarnya waktu yang tepat bagi perusahaan untuk beralih ke private cloud? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita perlu memahami terlebih dahulu kondisi-kondisi yang biasanya menjadi tanda bahwa perusahaan sudah membutuhkan infrastruktur private cloud.
Maxcloud Admin 18 March 2026
Insights Meta
Insights Meta
Insights Meta
Cara Menghindari Pelacakan Aktivitas Online dengan VPN
PanduanPanduan
Cara Menghindari Pelacakan Aktivitas Online dengan VPN
Di era digital saat ini, hampir setiap aktivitas manusia terhubung dengan internet. Mulai dari mencari informasi, berbelanja, berkomunikasi, hingga bekerja, semuanya melibatkan koneksi online. Internet memberikan kemudahan yang luar biasa dalam kehidupan sehari-hari, tetapi di sisi lain juga membawa tantangan baru terkait privasi dan keamanan data. Banyak orang tidak menyadari bahwa aktivitas mereka di internet dapat dilacak oleh berbagai pihak. Penyedia layanan internet, platform digital, pengiklan, bahkan pihak yang tidak bertanggung jawab dapat mengumpulkan data mengenai aktivitas online seseorang. Informasi seperti website yang dikunjungi, lokasi pengguna, hingga kebiasaan browsing sering kali terekam dalam sistem jaringan internet. Data ini kemudian dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti personalisasi iklan, analisis perilaku pengguna, atau bahkan aktivitas yang lebih berisiko jika jatuh ke tangan yang salah. Salah satu cara yang sering digunakan untuk meningkatkan privasi online adalah menggunakan VPN atau Virtual Private Network. VPN membantu menyembunyikan aktivitas internet dari pelacakan tertentu dengan menciptakan koneksi yang lebih aman dan terenkripsi. Di bawah ini kami akan membahas bagaimana pelacakan aktivitas online terjadi serta bagaimana penggunaan VPN dapat membantu melindungi privasi pengguna internet.
Maxcloud Admin 16 March 2026
Insights Meta
Insights Meta
Insights Meta
Pricing IconKONTAK

Hubungi Kami

Sampaikan pertanyaan dan permintaan Anda mengenai Maxcloud di form ini. Tim kami akan menjawab dan membantu masalah Anda!

robot
bullet

Respon Cepat 24/7

Tim support siap mendampingi kapan saja, baik lewat email maupun chat.
bullet

Dukungan dari Ahli

Engineer berpengalaman akan memastikan solusi yang tepat sesuai kebutuhan Anda.
+62
WhatsApp
Telegram