Blog5 Cara DNS Server Not Responding yang Mudah dan Simple
PanduanPanduan

5 Cara DNS Server Not Responding yang Mudah dan Simple

Maxcloud Admin | 15 March 2024
5 Cara DNS Server Not Responding yang Mudah dan Simple
Content
Share to:
LinkedinInstagramWhatsapp

Pernah mengalami error ketika sedang mengakses website? Selain itu, apakah sobat maxcloud pernah menemui pesan DNS server not responding? Jangan bingung dulu, yuk langsung saja  simak penjelasan selengkapnya di bawah ini. 

Apa Itu DNS Server Not Responding? 

The DNS Server Not Responding merupakan salah satu pesan error yang menandakan, bahwa perangkat gagal tersambung dengan host. Penyebabnya bisa terjadi, karena server DNS tidak memberikan jawaban di saat sedang mengakses nama domain yang harus diarahkan ke server mana. 

Cara Mengatasi DNS Server Not Responding 

Bila hal ini terjadi padamu, kamu tak perlu bingung, Sob. Ikuti saja cara mengatasi The DNS Server Isn’t Responding Windows 7 maupun 10 berikut. 

1. Mengubah DNS Server dengan Cara Manual 

Apabila sebuah situs web diakses dari browser, maka proses yang dilakukan pertama kali adalah menghubungi DNS server. DNS server kali ini bertugas merubah nama domain menjadi sebuah IP address. 

Ada kalanya mengalami gangguan pada DNS server dari Internet Service Provider yang sobat maxcloud gunakan. Bahkan, untuk sobat maxcloud juga bisa merubah DNS server pada koneksi internet ke DNS server Google atau Cloudflare. Caranya sangat mudah untuk dilakukan, cukup ikuti  langkah-langkah berikut : 

  • Membuka “Control panel” dan  klik “Network and internet”
  • Pilih “Network and Sharing Center”.
  • Klik “Network Connection” yang sedang sobat maxcloud gunakan.
  • Klik “Properties”.
  • Pada saat jendela Properties terbuka, klik “Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)” lalu klik tombol “Properties”.
  • Berikan centang opsi Use the following DNS server addresses.
  • Masukkan 8.8.8.8 di Preferred DNS server dan 8.8.4.4 di Alternate DNS server.
  • Klik “OK”.
  • Aktifkan kembali network adapter setelah dinonaktifkan 

Setelah selesai merubah DNS server, periksa lagi apakah DNS server not responding sudah bisa teratasi. Biasanya cara ini bisa membuat koneksi internet sobat maxcloud kembali lagi berjalan. 

2. Update atau install driver terbaru 

Adaptor jaringan yang sudah kadaluarsa ini bisa menjadi salah satu penyebab masalah DNS server not responding di PC Windows. Sehingga, sobat maxcloud perlu melakukan update baik secara manual atau otomatis. 

Supaya lebih mudah, sebaiknya sobat maxcloud melakukan secara otomatis. Misalnya dengan menggunakan bantuan tool Drivereasy yang akan download dan install driver yang tepat untuk sistem. 

Sangat penting sekali untuk membuat restore point pada Windows sebelum sobat maxcloud menggunakan versi gratis dari Driver Easy. Dengan begitu, sobat maxcloud juga bisa melakukan restore komputer ketika terjadi sesuatu yang tidak terduga. Ikuti langkah-langkah berikut untuk melakukan driver adaptor jaringan secara otomatis dengan Driver Easy: 

  • Download dan install Driver Easy pada PC yang sobat maxcloud gunakan.
  • Jalankan program, lalu klik “Scan Now”.
  • Klik tombol “Update” di samping setiap driver yang sudah kadaluarsa.
  • Tunggu sampai proses download dan instalasi selesai, kemudian restart komputer sobar maxcloud. Setelah itu, coba akses kembali website yang ingin dibuka dan lihat apakah cara ini berhasil menyelesaikan error DNS server not responding.

3. Reset konfigurasi browser

Coba untuk mulai ulang atau mereset browser yang sedang sobat maxcloud gunakan, sehingga bisa kembali lagi ke pengaturan semula. Ikuti semua langkah-langkah berikut untuk mereset browser Google Chrome:

  • Membuka web browser Google Chrome.
  • Klik icon titik tiga pada pojok kanan atas. Pilih “Setelan”.
  • Selanjutnya, scroll ke bawah. Klik opsi “Lanjutan”.
  • Setelah itu, scroll lagi ke bagian bawah sampai sobat maxcloud menemukan kolom “Setel Ulang dan Bersihkan”. Pilih opsi “Memulihkan setelan ke default aslinya”.
  • Sobat maxcloud akan mendapat notifikasi peringatan, untuk bisa menyetel ulang kembali menjadi ke pengaturan semula. Pilih “Setel ulang Setelan”.
  • Sekarang web browser Google Chrome sobat maxcloud sudah kembali ke pengaturan default-nya.

4. Refresh konfigurasi DNS

Windows 10 cenderung menyimpan link situs web yang pernah sobat maxcloud kunjungi. Hal ini harus dilakukan untuk mencegah pencarian DNS di setiap waktu dan bisa meningkatkan kecepatan pemuatan pada sebuah situs.

Biasanya DNS cache akan mengalami kerusakan, maka dari itu sobat maxcloud bisa melihat error seperti DNS server not responding. Ikuti langkah-langkah dibawah ini untuk cara mengatasinya:

  • Membuka Command Prompt
  • Setelah itu, ketikkan perintah berikut satu per satu (setiap selesai mengetikkan perintah tekan enter
  • Restart ulang sistem operasi sobat maxcloud untuk melihat perubahannya.

5. Masukkan MAC Addres dengan cara manual

Ikuti langkah-langkah berikut untuk memasukkan MAC address secara manual:

  • Tekan tombol “Windows + R” pada keyboard, lalu ketikan cmd. Jangan klik “OK”  tapi tekan “CTRL+ SHIFT + Enter” untuk membuka cmd di dalam mode administrator.
  • Ketikkan Command Prompt terbuka dan tulis perintah perintah: “ipconfig /all”
  • Tekan “Enter”
  • Daftar informasi akan muncul. Temukan “Physical Address” dan klik.
  • Tutup Command Prompt.

Pada saat sobat maxcloud sudah mengetahui MAC address, sekarang harus melakukan konfigurasi network connections dengan langkah-langkah berikut :

  • Membuka jendela “Network Connections”. Cari koneksi sobat maxcloud dan membuka “properties”.
  • Pada saat jendela Properties sudah terbuka, klik “Configure”.
  • Klik tab “Advanced”, lalu pilih “Network Address” dari daftar Property.
  • Klik Value dan masukkan MAC address yang tadi sobat maxcloud bisa didapatkan dari Command Prompt.
  • Klik “OK”

Cobalah untuk akses kembali jaringan internet pada web browser sobat maxcloud. Apakah cara DNS server not responding ini berhasil dilakukan?

Nah, itulah dia 5 cara mengatasi DNS server not responding. Semoga informasi diatas bisa membantu, ya. 

ANDA MUNGKIN JUGA TERTARIKANDA MUNGKIN JUGA TERTARIK
Rekomendasi Artikel
Pengelolaan Data Terpusat dengan Cloud Storage
PanduanPanduan
Pengelolaan Data Terpusat dengan Cloud Storage
Di banyak bisnis, data sering kali menjadi hal yang paling sering dipakai, tetapi justru paling sering kurang disadari cara pengelolaannya. Setiap hari ada file yang dibuat, dokumen yang dibagikan, laporan yang diperbarui, foto atau materi promosi yang disimpan, hingga data pelanggan dan operasional yang terus bertambah. Semua itu terlihat biasa karena memang menjadi bagian dari rutinitas kerja. Namun ketika jumlahnya semakin banyak, barulah terasa bahwa data bukan sekadar kumpulan file, melainkan aset penting yang menentukan kelancaran pekerjaan. Masalahnya, banyak usaha masih menyimpan data di banyak tempat yang terpisah. Ada file yang ada di laptop pemilik usaha, ada yang tersimpan di komputer kantor, ada yang dikirim lewat chat, ada yang terselip di email, dan ada juga yang hanya diketahui oleh satu orang tertentu. Saat kondisi masih sederhana, cara seperti ini mungkin masih terasa cukup. Namun seiring berjalannya waktu, pola penyimpanan yang tidak terpusat justru sering menimbulkan kebingungan. File sulit dicari, versi dokumen bercampur, data penting rawan hilang, dan tim sering harus bertanya satu sama lain hanya untuk menemukan informasi dasar. Di sinilah pentingnya pengelolaan data terpusat. Dan salah satu pendekatan yang kini semakin relevan untuk kebutuhan itu adalah cloud storage. Cloud storage bukan hanya tempat menyimpan file secara online. Jika dipahami dengan cara yang sederhana, cloud storage adalah cara agar data bisnis bisa disimpan, diakses, dan dikelola dengan lebih rapi dalam satu ekosistem yang lebih terhubung. Karena itulah, pengelolaan data terpusat dengan cloud storage menjadi langkah penting bagi bisnis yang ingin bekerja lebih tertata, lebih efisien, dan lebih siap berkembang.
Maxcloud Admin 21 April 2026
Insights Meta
Insights Meta
Insights Meta
Kapan Waktu Tepat Perusahaan Beralih ke Private Cloud
PanduanPanduan
Kapan Waktu Tepat Perusahaan Beralih ke Private Cloud
Perkembangan teknologi digital membuat cara perusahaan mengelola sistem dan data mengalami perubahan yang sangat besar. Jika dulu hampir semua perusahaan menggunakan server fisik yang disimpan di kantor sendiri, kini banyak yang mulai beralih ke berbagai solusi berbasis cloud. Cloud computing memberikan fleksibilitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan sistem infrastruktur tradisional. Namun di antara berbagai jenis layanan cloud, ada satu solusi yang sering dipilih oleh perusahaan dengan kebutuhan lebih spesifik, yaitu private cloud. Berbeda dengan public cloud yang digunakan secara bersama oleh banyak pengguna, private cloud merupakan lingkungan cloud yang didedikasikan khusus untuk satu organisasi. Banyak perusahaan mulai mempertimbangkan penggunaan private cloud karena faktor keamanan, kontrol sistem, dan kebutuhan performa yang lebih stabil. Pertanyaannya adalah, kapan sebenarnya waktu yang tepat bagi perusahaan untuk beralih ke private cloud? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita perlu memahami terlebih dahulu kondisi-kondisi yang biasanya menjadi tanda bahwa perusahaan sudah membutuhkan infrastruktur private cloud.
Maxcloud Admin 18 March 2026
Insights Meta
Insights Meta
Insights Meta
Cara Menghindari Pelacakan Aktivitas Online dengan VPN
PanduanPanduan
Cara Menghindari Pelacakan Aktivitas Online dengan VPN
Di era digital saat ini, hampir setiap aktivitas manusia terhubung dengan internet. Mulai dari mencari informasi, berbelanja, berkomunikasi, hingga bekerja, semuanya melibatkan koneksi online. Internet memberikan kemudahan yang luar biasa dalam kehidupan sehari-hari, tetapi di sisi lain juga membawa tantangan baru terkait privasi dan keamanan data. Banyak orang tidak menyadari bahwa aktivitas mereka di internet dapat dilacak oleh berbagai pihak. Penyedia layanan internet, platform digital, pengiklan, bahkan pihak yang tidak bertanggung jawab dapat mengumpulkan data mengenai aktivitas online seseorang. Informasi seperti website yang dikunjungi, lokasi pengguna, hingga kebiasaan browsing sering kali terekam dalam sistem jaringan internet. Data ini kemudian dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti personalisasi iklan, analisis perilaku pengguna, atau bahkan aktivitas yang lebih berisiko jika jatuh ke tangan yang salah. Salah satu cara yang sering digunakan untuk meningkatkan privasi online adalah menggunakan VPN atau Virtual Private Network. VPN membantu menyembunyikan aktivitas internet dari pelacakan tertentu dengan menciptakan koneksi yang lebih aman dan terenkripsi. Di bawah ini kami akan membahas bagaimana pelacakan aktivitas online terjadi serta bagaimana penggunaan VPN dapat membantu melindungi privasi pengguna internet.
Maxcloud Admin 16 March 2026
Insights Meta
Insights Meta
Insights Meta
Pricing IconKONTAK

Hubungi Kami

Sampaikan pertanyaan dan permintaan Anda mengenai Maxcloud di form ini. Tim kami akan menjawab dan membantu masalah Anda!

robot
bullet

Respon Cepat 24/7

Tim support siap mendampingi kapan saja, baik lewat email maupun chat.
bullet

Dukungan dari Ahli

Engineer berpengalaman akan memastikan solusi yang tepat sesuai kebutuhan Anda.
+62
WhatsApp
Telegram