Blog4 Cara Mencari File yang Terhapus di Komputer, Mudah dan Tidak Ribet
PanduanPanduan

4 Cara Mencari File yang Terhapus di Komputer, Mudah dan Tidak Ribet

Maxcloud Admin | 2 February 2024
4 Cara Mencari File yang Terhapus di Komputer, Mudah dan Tidak Ribet
Content
Share to:
LinkedinInstagramWhatsapp

Apakah Sobat maxcloud tidak sengaja menghapus sebuah file dan sedang mencari cara untuk mengembalikan file yang sudah terhapus? Tenang saja, file yang tidak sengaja terhapus ini tidak akan langsung hilang sepenuhnya. Sobat maxcloud bisa mengembalikan file tersebut melalui beberapa langkah yang mudah. 

Melalui artikel ini, Sobat maxcloud akan bisa mempelajari bagaimana cara mencari file yang terhapus di komputer dengan mudah. Jadi, Sobat maxcloud jangan langsung panik di saat tidak sengaja menghapus file yang penting. Bagi yang penasaran, yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini. 

Cara Mencari File yang Terhapus di Komputer 

Tidak sengaja menghapus file memang seringkali membuat Sobat maxcloud panik sendiri. Apalagi jika file yang terhapus adalah berkas yang penting. 

Namun, ada banyak sekali cara mencari file yang terhapus di komputer. Sebagai berikut adalah daftar selengkapnya : 

1. Melalui Recycle Bin 

Ketika Sobat maxcloud menghapus file di komputer, biasanya file tersebut tidak akan langsung hilang begitu saja dan melainkan tersimpan terlebih dahulu di dalam Recycle Bin selama kurang lebih 30 hari. Meski begitu, terkadang ada juga beberapa kasus di mana sebuah file akan terhapus secara permanen. 

Apabila Sobat maxcloud belum lama ini menghapus sebuah file tapi ingin mencarinya lagi, maka coba saja cek Recycle Bin komputer. Seharusnya Sobat maxcloud bisa langsung bisa menemukan Recycle Bin di bagian layar utama. Untuk langkah-langkah yang harus dilakukan adalah

●      Masuk ke dalam Recycle Bin.

●  Apabila tidak menemukan Recycle Bin di layar utama, coba masuk ke menu Start dan mengetikkan “Recycle Bin” di bagian kolom pencarian.

●  Supaya lebih mudah dicari, klik kanan pada Recycle Bin, pilih opsi 'Send to' dan pilih 'Desktop (create shortcut)’. Sekarang ikon Recycle Bin sudah muncul di layar utama.

●  Setelah masuk, cari file yang ingin Sobat maxcloud dikembalikan.

●      Klik kanan pada file tersebut, dan pilih opsi 'Restore'.

Setelah di-restore, seharusnya file tersebut akan kembali lagi ke lokasi penyimpanan semula. Sangat mudah, bukan?

2. Menggunakan Command Prompt

Command Prompt, juga dikenal sebagai cmd.exe atau cmd merupakan penerjemah baris perintah default untuk perangkat komputer. Sobat maxcloud bisa memberikan berbagai macam perintah melalui Command Prompt pada saat menggunakan kode yang sesuai dan salah satunya mengembalikan file yang terhapus. Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk mencari dan mengembalikan file di Command Prompt :

●  Cari Command Prompt.

●  Sobat maxcloud bisa mencarinya di menu Start dan mengetikkan 'cmd' di kolom pencarian.

●  Sobat maxcloud juga bisa mencarinya dengan cara menekan tombol Windows atau Start + R di bagian keyboard secara bersamaan, lalu mengetikkan ‘cmd' di kolom yang muncul.

●  Klik kanan di Command Prompt, dan memilih opsi 'Run as administrator'.

●  Setelah masuk ke Command Prompt, ketikkan kode berikut: chkdsk X: /f

●  Ganti X menggunakan nama disk di mana file yang terhapus sebelumnya tersimpan.

●  Masih sama seperti sebelumnya, ganti X dengan nama disk dimana file yang terhapus sebelumnya tersimpan.

●      Kemudian, ketikkan kode: ATTRIB -H -R -S /S /D X:*.*

Setelah Sobat maxcloud menekan tombol Enter, maka proses recovery dari file yang terhapus akan secara otomatis berjalan. Selama proses sedang berlangsung, Sobat maxcloud dilarang untuk menyimpan, menghapus atau memindahkan file apa pun yang ada di dalam komputer.

3. Menggunakan File History (Khusus Windows 10)

Di dalam sistem operasi Windows 10, ada fitur yang bernama File History. Sebelumnya, fitur ini bernama Backup and Restore pada sistem operasi Windows 7 dan Windows 8.

Sobat maxcloud bisa menggunakan fitur ini untuk mengembalikan file yang sudah terhapus sebelumnya. Ikuti langkah-langkah cara mencari file yang terhapus di komputer menggunakan File History:

●      Buka menu ‘Settings’.

●      Sobat maxcloud bisa menemukannya pada menu ‘Start’. Biasanya akan mempunyai ikon berbentuk gir.

●      Pilih menu 'Update & Security'.

●      Pilih opsi ‘Backup’.

●      Selanjutnya, di layar akan muncul window bertuliskan 'Back up using File HIstory'. Pilih 'Add a drive'.

●  Setelah mengklik dan memilih ‘Add a drive’, daftar partisi disk dan penyimpanan eksternal akan muncul. Klik partisi atau penyimpanan eksternal dimana tempat file sebelumnya tersimpan.

Selanjutnya, semua file yang ada di dalam partisi atau penyimpanan tersebut akan terbackup. Jadi, Sobat maxcloud bisa mengembalikan file yang terhapus dengan cara klik menu ‘Restore’ saja.

4. Menggunakan Aplikasi Pihak Ketiga

Aplikasi pihak ketiga tidak jarang menjadi cara mencari file yang terhapus di komputer. Ada beberapa aplikasi yang sering digunakan adalah Recuva dan Disk Drill.

Untuk menggunakan aplikasi pihak ketiga, Sobat maxcloud bisa melihat panduan yang ada di setiap aplikasi. Namun pada umumnya, prosesnya kurang lebih terdiri dari pemindaian (scan), memilih file yang ingin dipulihkan dan memulihkan file.

Selain proses yang mudah, aplikasi pihak ketiga seperti Recuva ini juga menawarkan fleksibilitas, seperti pemulihan data HP. Sobat maxcloud bisa menghubungkan perangkat Android  pada laptop atau PC dan menjalankan aplikasi seperti Recuva untuk memulihkan beberapa file yang terhapus di HP.

Dengan kemudahan serta fleksibilitasnya, tidak jarang aplikasi pihak ketiga mempunyai batasan di dalam versi gratisnya. Biasanya, akan berupa maksimal ukuran file atau jumlah file yang bisa dipulihkan.

Jadi, jika Sobat maxcloud membutuhkan untuk memulihkan file besar biasanya mau tidak mau harus menggunakan versi yang berbayar. Lalu, tidak jarang juga file Sobat maxcloud dianggap tidak bisa dipulihkan oleh aplikasi pihak ketiga.

Hal ini dikarenakan file Sobat maxcloud sudah tertimpa file (overwritten) oleh file lainnya di dalam partisi hardisk yang sama. Apabila sudah begini, maka aplikasi pihak ketiga tidak bisa membantu Sobat maxcloud mengembalikan data, file dan folder yang Sobat maxcloud inginkan.

Nah, itulah 4 cara mencari file yang terhapus di komputer. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

ANDA MUNGKIN JUGA TERTARIKANDA MUNGKIN JUGA TERTARIK
Rekomendasi Artikel
Pengelolaan Data Terpusat dengan Cloud Storage
PanduanPanduan
Pengelolaan Data Terpusat dengan Cloud Storage
Di banyak bisnis, data sering kali menjadi hal yang paling sering dipakai, tetapi justru paling sering kurang disadari cara pengelolaannya. Setiap hari ada file yang dibuat, dokumen yang dibagikan, laporan yang diperbarui, foto atau materi promosi yang disimpan, hingga data pelanggan dan operasional yang terus bertambah. Semua itu terlihat biasa karena memang menjadi bagian dari rutinitas kerja. Namun ketika jumlahnya semakin banyak, barulah terasa bahwa data bukan sekadar kumpulan file, melainkan aset penting yang menentukan kelancaran pekerjaan. Masalahnya, banyak usaha masih menyimpan data di banyak tempat yang terpisah. Ada file yang ada di laptop pemilik usaha, ada yang tersimpan di komputer kantor, ada yang dikirim lewat chat, ada yang terselip di email, dan ada juga yang hanya diketahui oleh satu orang tertentu. Saat kondisi masih sederhana, cara seperti ini mungkin masih terasa cukup. Namun seiring berjalannya waktu, pola penyimpanan yang tidak terpusat justru sering menimbulkan kebingungan. File sulit dicari, versi dokumen bercampur, data penting rawan hilang, dan tim sering harus bertanya satu sama lain hanya untuk menemukan informasi dasar. Di sinilah pentingnya pengelolaan data terpusat. Dan salah satu pendekatan yang kini semakin relevan untuk kebutuhan itu adalah cloud storage. Cloud storage bukan hanya tempat menyimpan file secara online. Jika dipahami dengan cara yang sederhana, cloud storage adalah cara agar data bisnis bisa disimpan, diakses, dan dikelola dengan lebih rapi dalam satu ekosistem yang lebih terhubung. Karena itulah, pengelolaan data terpusat dengan cloud storage menjadi langkah penting bagi bisnis yang ingin bekerja lebih tertata, lebih efisien, dan lebih siap berkembang.
Maxcloud Admin 21 April 2026
Insights Meta
Insights Meta
Insights Meta
Kapan Waktu Tepat Perusahaan Beralih ke Private Cloud
PanduanPanduan
Kapan Waktu Tepat Perusahaan Beralih ke Private Cloud
Perkembangan teknologi digital membuat cara perusahaan mengelola sistem dan data mengalami perubahan yang sangat besar. Jika dulu hampir semua perusahaan menggunakan server fisik yang disimpan di kantor sendiri, kini banyak yang mulai beralih ke berbagai solusi berbasis cloud. Cloud computing memberikan fleksibilitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan sistem infrastruktur tradisional. Namun di antara berbagai jenis layanan cloud, ada satu solusi yang sering dipilih oleh perusahaan dengan kebutuhan lebih spesifik, yaitu private cloud. Berbeda dengan public cloud yang digunakan secara bersama oleh banyak pengguna, private cloud merupakan lingkungan cloud yang didedikasikan khusus untuk satu organisasi. Banyak perusahaan mulai mempertimbangkan penggunaan private cloud karena faktor keamanan, kontrol sistem, dan kebutuhan performa yang lebih stabil. Pertanyaannya adalah, kapan sebenarnya waktu yang tepat bagi perusahaan untuk beralih ke private cloud? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita perlu memahami terlebih dahulu kondisi-kondisi yang biasanya menjadi tanda bahwa perusahaan sudah membutuhkan infrastruktur private cloud.
Maxcloud Admin 18 March 2026
Insights Meta
Insights Meta
Insights Meta
Cara Menghindari Pelacakan Aktivitas Online dengan VPN
PanduanPanduan
Cara Menghindari Pelacakan Aktivitas Online dengan VPN
Di era digital saat ini, hampir setiap aktivitas manusia terhubung dengan internet. Mulai dari mencari informasi, berbelanja, berkomunikasi, hingga bekerja, semuanya melibatkan koneksi online. Internet memberikan kemudahan yang luar biasa dalam kehidupan sehari-hari, tetapi di sisi lain juga membawa tantangan baru terkait privasi dan keamanan data. Banyak orang tidak menyadari bahwa aktivitas mereka di internet dapat dilacak oleh berbagai pihak. Penyedia layanan internet, platform digital, pengiklan, bahkan pihak yang tidak bertanggung jawab dapat mengumpulkan data mengenai aktivitas online seseorang. Informasi seperti website yang dikunjungi, lokasi pengguna, hingga kebiasaan browsing sering kali terekam dalam sistem jaringan internet. Data ini kemudian dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti personalisasi iklan, analisis perilaku pengguna, atau bahkan aktivitas yang lebih berisiko jika jatuh ke tangan yang salah. Salah satu cara yang sering digunakan untuk meningkatkan privasi online adalah menggunakan VPN atau Virtual Private Network. VPN membantu menyembunyikan aktivitas internet dari pelacakan tertentu dengan menciptakan koneksi yang lebih aman dan terenkripsi. Di bawah ini kami akan membahas bagaimana pelacakan aktivitas online terjadi serta bagaimana penggunaan VPN dapat membantu melindungi privasi pengguna internet.
Maxcloud Admin 16 March 2026
Insights Meta
Insights Meta
Insights Meta
Pricing IconKONTAK

Hubungi Kami

Sampaikan pertanyaan dan permintaan Anda mengenai Maxcloud di form ini. Tim kami akan menjawab dan membantu masalah Anda!

robot
bullet

Respon Cepat 24/7

Tim support siap mendampingi kapan saja, baik lewat email maupun chat.
bullet

Dukungan dari Ahli

Engineer berpengalaman akan memastikan solusi yang tepat sesuai kebutuhan Anda.
+62
WhatsApp
Telegram