BlogApa itu Disaster Recovery? Jenis dan Manfaatknya untuk Bisnis Anda
PengetahuanPengetahuan

Apa itu Disaster Recovery? Jenis dan Manfaatknya untuk Bisnis Anda

Maxcloud Admin | 15 December 2023
Apa itu Disaster Recovery? Jenis dan Manfaatknya untuk Bisnis Anda
Content
Share to:
LinkedinInstagramWhatsapp

Ternyata, bukan hanya alam semesta yang bisa mengalami bencana. Dalam dunia IT, bencana yang menimpa perangkat juga sangat mengatakan data-data yang ada didalamnya. Sehingga diperlukan langkah pencegahan atau pemulihan agar bisa kembali seperti semula.

Pemulihan ini disebut dengan istilah disaster recovery. Sebagai upaya penting yang dilakukan teknisi untuk menyelamatkan data serta informasi penting sebuah perusahaan atau instansi.

Sekilas Tentang Disaster Recovery

Sederhananya, disaster recovery merupakan sebuah konsep untuk mengupayakan pengamanan semua sistem, perangkat it, serta aplikasi dari bencana yang mungkin saja terjadi di masa depan.

Bencana yang dimaksudkan di sini bukan hanya gempa, longsor, atau banjir, tapi lebih ke serangan online berupa cyber, krisis ekonomi, dan bencana lainnya yang tidak bisa kita duga.

Disaster recovery menjadi konsep pencegahan pada peristiwa yang mungkin saja terjadi dan tidak bisa diprediksi.

Apabila terjadi, keamanan data perusahaan ataupun individu tidak perlu dikhawatirkan lagi karena sudah ada pencegahan sebelumnya. Maksudnya, melalui disaster recovery, Anda sudah mengamankan dan membuat sistem cadangan yang bisa diakses kembali atau dipulihkan secara cepat ketika bencana tersebut datang.

Pentingnya Disaster Recovery untuk Perusahaan

Sama halnya dengan pencegahan bencana untuk masyarakat, disaster recovery bagi dunia IT terus pada bidang usaha dan perusahaan sangat penting untuk diperhatikan. Pasalnya, dengan mengaktifkan atau melakukan pencegahan lebih dini, sistem bisa dipulihkan dan beroperasi lebih cepat.

Selain itu, masih ada beberapa alasan kenapa Disaster recovery ini sangat penting. Berikut ini poin-poinnya:

1. Meningkatkan kepuasan pelanggan

Saat pertama dari melakukan disaster recovery untuk menjaga kepuasan pelanggan. Ketika bencana datang, sistem atau usaha harus terus berjalan karena kebutuhan konsumen dan kepuasan mereka adalah hal yang utama.

Ketika perusahaan Anda masih bisa beroperasi di tengah bencana, tentu kepuasan pelanggan akan semakin meningkat dan percaya dengan usaha Anda. Keuntungan pun didapatkan oleh pemilik bisnis, karena tak perlu mengeluarkan budget lagi untuk mencari pelanggan baru.

2. Mencegah kehilangan data penting

Manfaat selanjutnya yang tak kalah Dari penerapan disaster recovery adalah pencegahan kehilangan data atau informasi penting perusahaan. Seperti yang kita ketahui, bahwa bencana yang dimaksudkan ini bukan hanya bencana alam seperti banjir, tapi serangan cyber yang sangat membahayakan.

Serangan cyber ini sangat mungkin mencuri data dan informasi penting perusahaan Anda. Untuk itu, penting sekali melakukan pencegahan dengan menerapkan konsep disaster recovery.

3. Menjaga keberlangsungan bisnis

Saat terakhir yakni menjaga keberlangsungan bisnis Anda, seperti halnya fungsi asuransi. Apabila terjadi bencana atau musibah, disaster recovery mampu memulihkan perusahaan dan data data yang ada di dalamnya lebih cepat.

Apa Saja Tugas Disaster Recovery?

Untuk memahami cara kerja disaster recovery, berikut ini penjelasan lebih lengkapnya untuk Anda:

1. Melakukan duplikasi date

Tugas pertama dari disaster recovery yakni melakukan duplikasi data perusahaan. Duplikasi ini berlangsung di beberapa tempat, tidak hanya di satu lokasi saja agar ketika terjadi kerusakan, masih ada data aman yang disimpan di tempat lainnya.

Singkatnya, data yang termasuk primary site Akan diduplikasi dan disimpan pada data center cadangan. Adapun proses penyimpanan nya bisa melalui dua cara, baik itu secara virtual atau cloud dan realitas atau memiliki tempat fisik.

Setiap pelaku usaha memiliki cara tersendiri untuk melakukan duplikasi data, dan bebas memilih bagaimana mereka menyimpan data cadangan. Ini dikembalikan lagi pada kebijakan perusahaan.

2. Mengaktifkan cadangan data center

Tugas kedua dari pencegahan disaster recovery ini dengan mengaktifkan secondary site (data center cadangan). Bencana benar benar datang, tentu saja primary site sangat berdampak bahkan bisa membuat operasional perusahaan Anda berhenti.

Mohon, ketika Anda mengaktifkan cadangan data center atau secondary site ini maka pemulihan data akan lebih cepat dilakukan dan operasional perusahaan akan terus berjalan.

3. Mengganti operasional secondary ke primary site

Setelah bencana terjadi, perusahan tentu saja ingin mengembalikan primary data. Untuk proses nya aku mah terlebih dahulu mengganti operasional secondary agar primary data ini bisa kembali digunakan.  Pastikan pula semua aktivitas pengolahan data di secondary dihentikan.

Tahapan Membuat Rencana Disaster Recovery

Setelah mengetahui cara kerja disaster recovery, berikut ini beberapa langkah yang wajib Anda pahami agar mudah membuatnya:

  • Active Directory/ domain controller
  • Databases (Oracle, MariaDB, SQL)
  • File server
  • Enterprise resource planning
  • Dan virtual desktop environment

Selain beberapa persiapan di atas, perlu juga memahami RTO dan juga RPO (Recovery Point Objective). Sebagai tujuan dari pemulihan data perusahaan yang direncanakan.

Gerhana nya, RPO ini  menjadi patokan apa saja yang perlu dipulihkan lebih dulu, atau fokus utama dari pengaktifan operasional.

Sedangkan  RTO (Recovery Time Object) berbicara tentang waktu yang ditetapkan agar gols tersebut bisa dicapai.

Jadi pemulihan ini tidak berlangsung secara instan, melainkan melalui persiapan matang dengan rencana waktu yang sudah ditetapkan sebelumnya. 

Proses ini sangat penting untuk diutamakan ketika ingin mengamankan data dan informasi perusahaan dari ancaman bencana atau pengrusakan sistem. Tidak ada yang bisa menebak kejadian di masa depan, untuk itu penting sekali mengambil langkah antisipasi sebagai wujud perlindungan data.

Pandam menggunakan layanan provider penyedia laut ataupun website, biasanya mereka memberikan penawaran terkait disaster recovery. Sehingga, setiap pengguna atau konsumen tidak perlu khawatir berlebih terhadap ancaman bencana yang mengancam sistem komputer dan jaringan perusahaan.

ANDA MUNGKIN JUGA TERTARIKANDA MUNGKIN JUGA TERTARIK
Rekomendasi Artikel
Dedicated Cloud untuk Industri Telekomunikasi
PengetahuanPengetahuan
Dedicated Cloud untuk Industri Telekomunikasi
Di mata banyak orang, industri telekomunikasi sering terlihat sebagai dunia yang penuh teknologi canggih, jaringan besar, dan sistem yang rumit. Memang benar, sektor ini sangat dekat dengan infrastruktur digital yang kompleks. Namun jika dilihat lebih dalam, inti dari industri telekomunikasi sebenarnya sangat sederhana: menjaga agar orang-orang tetap terhubung. Ada pelanggan yang ingin internetnya stabil untuk bekerja. Ada perusahaan yang bergantung pada jaringan untuk operasional harian. Ada layanan digital yang harus bisa diakses tanpa hambatan. Ada komunikasi penting yang tidak boleh terputus hanya karena sistem di belakangnya tidak siap. Dalam semua itu, industri telekomunikasi tidak hanya berbicara soal kabel, sinyal, server, atau pusat data. Ia juga berbicara soal kepercayaan. Karena itulah, sektor telekomunikasi membutuhkan fondasi infrastruktur yang benar-benar kuat. Tidak cukup hanya cepat. Tidak cukup hanya besar. Yang dibutuhkan juga adalah kestabilan, keamanan, dan kontrol yang lebih baik atas sistem yang dipakai. Di sinilah dedicated cloud menjadi sangat relevan. Dedicated cloud bukan sekadar pilihan teknologi yang terlihat modern. Untuk industri telekomunikasi, dedicated cloud bisa menjadi jawaban atas kebutuhan infrastruktur yang lebih terarah, lebih siap menopang layanan penting, dan lebih mampu mengikuti tuntutan operasional yang terus berkembang.
Maxcloud Admin 21 April 2026
Insights Meta
Insights Meta
Insights Meta
Mengapa Cloud Compute Cocok untuk Bisnis dengan Pertumbuhan Cepat
PengetahuanPengetahuan
Mengapa Cloud Compute Cocok untuk Bisnis dengan Pertumbuhan Cepat
Setiap bisnis tentu ingin bertumbuh. Ada yang tumbuh perlahan, ada yang stabil, dan ada juga yang berkembang sangat cepat dalam waktu yang relatif singkat. Bagi banyak pemilik usaha, pertumbuhan adalah kabar baik. Penjualan meningkat, pelanggan bertambah, aktivitas operasional makin ramai, dan peluang bisnis terasa semakin terbuka. Namun di balik semua itu, pertumbuhan yang cepat juga membawa tantangan yang tidak kecil. Saat bisnis berkembang lebih cepat dari perkiraan, banyak hal ikut berubah. Kebutuhan tim bertambah, sistem kerja makin kompleks, data makin banyak, dan layanan harus tetap berjalan dengan baik meski beban terus naik. Di fase seperti ini, bisnis tidak cukup hanya mengandalkan semangat atau cara kerja lama. Dibutuhkan fondasi yang lebih siap untuk menopang pertumbuhan tersebut. Salah satu fondasi yang makin relevan untuk kondisi seperti ini adalah cloud compute. Bagi sebagian orang, istilah cloud compute mungkin terdengar teknis dan terasa jauh dari kegiatan bisnis sehari-hari. Padahal jika dipahami dengan sederhana, cloud compute adalah solusi yang membantu bisnis mendapatkan infrastruktur komputasi yang lebih fleksibel, lebih mudah disesuaikan, dan lebih siap mengikuti perubahan kebutuhan. Karena itulah, cloud compute menjadi sangat cocok untuk bisnis yang sedang tumbuh cepat.
Maxcloud Admin 21 April 2026
Insights Meta
Insights Meta
Insights Meta
Cara VPS Primantara Melindungi Data Saldo Agen
PengetahuanPengetahuan
Cara VPS Primantara Melindungi Data Saldo Agen
Dalam bisnis digital seperti pulsa, PPOB, top up e-wallet, hingga layanan pembayaran harian, data saldo agen bukan sekadar angka di layar. Di balik nominal itu, ada hasil kerja keras, ada kepercayaan pelanggan, dan ada ritme usaha yang harus terus berjalan setiap hari. Bagi banyak agen, saldo bukan hanya modal usaha, tetapi juga napas operasional yang menentukan apakah transaksi bisa berjalan lancar atau justru terhambat di saat paling sibuk. Karena itulah, menjaga data saldo agen bukan perkara teknis semata. Ini juga soal rasa aman. Soal bagaimana pemilik usaha bisa tidur lebih tenang karena tahu sistem yang dipakai tidak asal berjalan, melainkan benar-benar dirancang untuk melindungi data penting. Dalam konteks inilah, VPS Primantara menjadi solusi yang relevan. Bukan hanya sebagai tempat menjalankan sistem, tetapi juga sebagai fondasi yang membantu menjaga kestabilan, keamanan, dan kepercayaan dalam operasional bisnis digital.
Maxcloud Admin 20 April 2026
Insights Meta
Insights Meta
Insights Meta
Pricing IconKONTAK

Hubungi Kami

Sampaikan pertanyaan dan permintaan Anda mengenai Maxcloud di form ini. Tim kami akan menjawab dan membantu masalah Anda!

robot
bullet

Respon Cepat 24/7

Tim support siap mendampingi kapan saja, baik lewat email maupun chat.
bullet

Dukungan dari Ahli

Engineer berpengalaman akan memastikan solusi yang tepat sesuai kebutuhan Anda.
+62
WhatsApp
Telegram