Processor Intel Core i7 4770 menjadi salah satu prosesor yang sangat dinantikan kehadirannya di tahun 2013 lalu. Karena itulah, perilisan Intel Core I7 4770 langsung menarik atensi banyak orang di seluruh dunia. Menariknya, Intel Core i7 4770 menjadi prosesor yang memakai arsitektur baru keluaran Intel yakni Haswell. Di dalamnya terdapat beberapa perbaikan apik yang membuatnya unggul dibandingkan para pendahulunya.

Bisa dibilang, spesifikasi Intel Core i7 4770 lebih unggul daripada pendahulu yang sama-sama termasuk prosesor flagship dalam jajaran Core i Series maupun Core i7 3770K yang mempunyai arsitektur Ivy Bridge. Tak heran jika banyak orang yang kemudian tertarik menggunakan perangkat komputer dengan prosesor Intel Core seri i7 4770 demi menunjang aktivitasnya sehari-hari.

Ulasan untuk Processor Intel Core i7 4770

Processor Intel Core i7 4770 yang hadir dengan arsitektur Haswell satu ini memakai soket baru yang tentu saja berbeda dengan soket-soket yang sudah digunakan oleh prosesor generasi sebelumnya yang sama-sama memakai LGA1150. Hal ini tentu saja menandakan bahwa prosesor dengan arsitektur Haswell nantinya memerlukan motherboard baru agar dapat mengakomodasi pemakaian soket baru yang tersemat di dalamnya.

Motherboard untuk Haswell memakai chipset terbaru dari Intel 8 Series yang keberadaannya memang khusus dipersiapkan demi menonjolkan bermacam kelebihan yang diusung oleh Haswell. Sebagai salah satu prosesor terbaik keluaran Intel, tentu saja seri Core i7 4770 disematkan bermacam spesifikasi unggulan di kelasnya. Semua spesifikasi yang ada di Intel Core i7 4770 mampu menunjang semua keperluan pengguna.

Spesifikasi Intel Core i7 4770

Berbicara tentang spesifikasi processor Intel Core i7 4770, CPU tersebut mengusung empat core dengan fitur Hyper Threading. Fitur Hyper Threading di Intel Core i7 4770 membuatnya mampu menjalankan sampai 8 thread. Keempat core ini berjalan pada kecepatan standar 3.5 GHz yang mampu meningkat sampai 3.9 GHz saat Turbo Boost dalam kondisi aktif. Menariknya lagi, prosesor tersebut juga dilengkapi unlocked multiplier.

Didalamnya juga terdapat pengolah grafis yang terintegrasi dengan Intel HD Graphics 4600 dan mempunyai TDP sebesar 84 Watt. Intel Core i7 4770 juga menjadi prosesor yang dilengkapi cache L2 sebesar 1 MB serta cache L3 sebesar 8 MB. Dengan cache sebesar itu, diharapkan pengoperasian prosesor bisa mengakses data dalam waktu yang lebih cepat dan jarang mengakses memori utama.

Memori utama processor Intel Core i7 4770 sendiri mempunyai kemampuan baca atau tulis yang lebih rendah dibandingkan kedua cache tersebut. Untuk memori utamanya, Intel Core i7 4770 sudah didukung prosesor yang difabrikasi dengan teknologi 22nm dalam pemakaian tipe DDR3 sampai berkecepatan 1600 MHz dengan kanal memori sampai dua buah. Prosesor satu ini juga mempunyai kartu grafis gratisan yang sudah terintegrasi.

Kartu grafis tersebut berupa Intel HD Graphics 4600 yang mempunyai frekuensi base 350 MHz. Meskipun gratisan, GPU tersebut mempunyai kemampuan mendukung keluaran tampilan dengan bermacam tipe seperti Displayport, HDMI, DVI, maupun yang standar dipakai yaitu VGA.

Hal itu bisa dijadikan pertimbangan para pengguna yang tengah memilih laptop atau komputer. Pasalnya kartu grafis yang tersedia di Intel Core i7 4770 akan membuat pengguna tak perlu merasa khawatir soal fleksibilitas dari prosesor Intel Core seri i7 4770 kalau tidak berencana memakai kartu grafis eksternal.

Hasil Pengujian Intel Core i7 4770

Menjadi prosesor yang paling dinantikan pengguna setia Intel, rupanya hasil pengujian dari Intel Core i7 4770 juga tergolong memuaskan. Hasil pengujian processor Intel Core i7 4770 berbeda-beda sesuai aplikasi yang digunakan oleh pengguna komputer dengan prosesor tersebut. Berikut ada beberapa hasil pengujian untuk prosesor Intel Core i7 4770 sesuai aplikasi yang digunakan dalam komputer:

1. Hasil Pengujian Cinebench R11.5

Pertama ada hasil pengujian Cinebench R11.5 yang merupakan aplikasi pengujian untuk mengukur tingkat kinerja sebuah hardware dalam merender suatu scene 3D. Hasil pengujian tersebut biasanya tersaji dalam bentuk skor. Apabila skor yang dihasilkan semakin tinggi, maka prosesor itu semakin baik.

Pengujian sintentik processor Intel Core i7 4770 memakai aplikasi Cinebench R11.5 menunjukkan peringkat kurang lebih 7% dari prosesor pendahulunya. Ini mengartikan sebuah peningkatan yang tidak terlalu berarti. Mengingat Intel Core i7 4770 adalah pergantian generasi dari seri pendahulunya dan bukan pergantian fabrikasi semata.

2. Blender 2.49b

Pengujian berikutnya yaitu Blender yang merupakan aplikasi open source untuk 3D modelling. Terdapat pengujian kinerja prosesor tersebut dalam merender sebuah objek 3D di aplikasi tersebut. Adapun hasil pengujiannya disajikan dalam satuan waktu. Jika waktu yang diperlukan semakin sedikit, maka kualitas prosesornya semakin baik.

Pada aplikasi tersebut, menunjukkan processor Intel Core i7 4770 mengalami peningkatan sebesar 10% dari pendahulunya. Menurut hasil pengujian, Intel Core i7 4770 hanya memerlukan waktu 36 detik untuk merender objek 3D di aplikasi Blender 2.49b. Ini membuatnya hampir sama dengan peningkatan ketika pergantian arsitektur dari Ivy Bridge menjadi Sandy Bridge.

3. Aplikasi Excel 2010: Montecarlo

Aplikasi pengujian berikutnya adalah Excel 2010 Montecarlo yang merupakan aplikasi spreadsheet buatan Microsoft. Pengujian kali ini adalah kinerja prosesor dalam menjalankan fitur Montecarlo Simulation Tabel yang disajikan dalam satuan waktu. Rupanya, Intel Core i7 4770 menunjukkan hasil cukup memuaskan karena hanya memerlukan waktu 4.61 detik dengan peningkatan 7% dari seri pendahulunya.

Itulah informasi seputar processor Intel Core i7 4770 yang bisa menjadi pilihan untuk perangkat komputer sobat. Dengan informasi tersebut, sobat maxcloud dapat mempertimbangkan apakah akan menggunakan Intel Core i7 4770 atau prosesor lainnya.