Arsitektur cloud computing adalah teknologi komputasi yang harus mulai dimanfaatkan oleh sobat maxcloud. Bayangkan, sobat maxcloud dapat meningkatkan produktivitas kerja tanpa ribet install aplikasi di komputer. Selain itu, sobat maxcloud juga bisa menggunakan hardware dan software terbaru dengan harga lebih murah.

Menariknya lagi adalah sobat maxcloud bisa melakukan berbagai hal, seperti membuat dan menyimpan dokumen. Tidak heran lagi, ketika pengguna arsitektur cloud computing semakin tahun bertambah.

Penasaran dan masih awam dengan arsitektur cloud computing? Maka, sobat maxcloud bisa langsung saja simak penjelasan lebih lengkap dan jelasnya dibawah ini.

Apa itu Arsitektur Cloud Computing?

Arsitektur cloud computing adalah konsep komputasi berbasis internet. Jadi, dengan adanya cloud computing sobat maxcloud bisa melakukan pekerjaan layaknya menggunakan komputer seperti menyimpan dan mengolah data dengan mudah.

Bedanya, di dalam cloud computing perangkat komputasinya adalah server yang bisa diakses oleh sobat maxcloud kapan dan dimana saja selama masih ada jaringan internet. Saat ini, arsitektur cloud computing semakin banyak digunakan untuk melakukan pekerjaan secara online.

Contoh cloud computing yang paling umum digunakan adalah penyimpanan file, seperti Google Drive atau Google Docs. Kedua layanan ini memungkinkan sobat maxcloud untuk menyimpan dan mengakses data dari internet.

Tidak hanya digunakan secara umum, cloud computing juga bisa digunakan secara khusus oleh suatu perusahaan untuk kebutuhan internalnya. Misalnya, menyimpan dan mengolah data perusahaan yang biasanya hanya mengandalkan sebuah data center saja.

Fungsi Arsitektur Cloud Computing

Setelah paham mengenai pengertian arsitektur cloud computing, maka untuk hal lain yang harus dipahami adalah fungsi. Ada beberapa fungsi di saat menggunakan arsitektur cloud computing, yaitu :

1. Menawarkan Kemudahan Skalabilitas

Bayangkan, ketika sobat maxcloud membutuhkan kapasitas penyimpanan yang lebih besar. Ketika menggunakan komputer atau server pribadi, sobat maxcloud bisa mengganti penyimpanan sendiri.

Dengan hadirnya arsitektur cloud computing, sobat maxcloud bisa menambah penyimpanan atau meningkatkan kemampuan lainnya lebih praktis. Bahkan, sobat maxcloud tinggal memilih paket layanan dengan spesifikasi lebih tinggi sesuai penyedia arsitektur cloud computing yang digunakan.

2. Mempermudah Akses Data

Pernahkan sobat maxcloud harus presentasi tapi flashdisk tertinggal? Masalah yang satu ini tidak akan terjadi, ketika sobat maxcloud menggunakan penyimpanan cloud computing.

Layanan arsitektur cloud computing ini memberikan kemungkinan sobat maxcloud untuk menyimpan dan mengakses file secara online. Dengan hal tersebut, maka semua file sobat maxcloud akan selalu tersedia asal terhubung dengan jaringan internet.

3. Mempermudah Kolaborasi

Dengan kemudahan akses data, kolaborasi di dalam menyelesaikan sebuah pekerjaan juga ikutan menjadi gampang. Contohnya, ketika menggunakan Google Sheets.

Sobat maxcloud dan rekan kerja bisa membuat dan edit sebuah dokumen yang sama di dalam lokasi berbeda-beda. Jadi, lebih mendukung untuk sobat maxcloud yang sedang bekerja dari rumah.

Bahkan, perubahan dokumen juga otomatis akan tersimpan dan bisa dilihat secara langsung. Jadi, rekan atau sobat maxcloud bisa mendapatkan versi paling baru atau terkini.

Apabila menggunakan aplikasi di komputer, maka pekerjaan sobat maxcloud tidak praktis. Rekan sobat maxcloud harus meminta dokumen yang dibuat agar mendapatkan versi terbarunya.

4. Menyediakan Sarana yang Selalu Update

Hardware dan software terbaru pada umumnya akan memberikan penawaran kemampuan yang lebih baik. Misalnya, prosesor terbaru ini akan mempunyai performa yang lebih cepat dan efisien.

Sayangnya, untuk melakukan pembaharuan hardware dan software ini tidak murah. Selain itu, sobat maxcloud juga harus menyisihkan waktu untuk melakukan proses instalasi.

Beda halnya, ketika sobat maxcloud menggunakan arsitektur cloud computing. Para penyedia layanan cloud computing selalu melakukan pembaharuan di semua sarana agar pengguna bisa mendapatkan manfaat secara maksimal.

Macam-Macam Jenis Arsitektur Cloud Computing

Arsitektur cloud computing dibagi menjadi tiga jenis dan sebagai berikut penjelasan lengkapnya :

1. Software-as-a-Service (SaaS)

Sesuai dengan namanya, SaaS merupakan layanan cloud computing yang menyediakan aplikasi siap pakai. Sebab, para pengguna SaaS ini tidak harus install aplikasi di perangkat yang digunakan.

Selain itu, para pengguna juga tidak perlu dipusingkan dengan update karena pihak developer penyedia layanan yang akan melakukan. Salah satu contoh SaaS adalah Office 365 yang memberikan penawaran beberapa aplikasi yang bisa diakses dari browser.

Bayangkan, sobat maxcloud menggunakan Microsoft Word tapi dokumennya secara otomatis akan tersimpan di dalam akun. Jadi, dokumen tersebut bisa diakses di perangkat apapun asal login di dalam akun tersebut.

2. Infrastructure-as-a-service (IaaS)

Berbeda dengan jenis arsitektur cloud computing SaaS yang berbentuk aplikasi siap jadi. IaaS adalah rangkaian sumber daya komputasi atau server. Server IaaS ini tersedia di dalam spesifikasi yang tidak sama.

Jadi, para pengguna bisa memilih mana yang sedang dibutuhkan. Umumnya, para pengguna juga bisa memilih sistem operasi dan jenis virtualisasi server sesuai dengan keinginan.

Tanpa IaaS, maka pengguna harus membuat server sendiri. Cara tersebut tentu saja mahal dan repot. Apalagi, di sata sobat maxcloud harus menambah sumber daya untuk servernya.

3. Platform-as-a-Service (PaaS)

Untuk jenis arsitektur cloud computing paling akhir, yaitu PaaS. Pada saat memilih jenis PaaS, maka sistem akan dikelola oleh pihak penyedia. Maka dari itu, pihak developer tidak perlu pusing memikirkan perangkat untuk pekerjaan.

Tanpa layanan PaaS, maka proses pembuatan dan uji coba aplikasi sangat repot. Karena, pihak developer harus mempunyai seum;ah perangkat cloud computing dengan sistem operasi yang berbeda-beda.

Sekian penjelasan lengkap mengenai arsitektur cloud computing. Besar harapan bisa membantu sobat maxcloud yang ingin dipermudah di dalam menyimpan atau mengedit data secara online.